Bertujuan Membumikan SDGs di Indonesia

Kementerian PPN/Bappenas Rilis SDGs Media Compact

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 05 Desember 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melalui Sekretariat Koordinasi Nasional Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/ Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia meluncurkan SDGs Media Compact Indonesia.

Bertujuan untuk membumikan SDGs dengan bahasa ringan sehingga bisa dipahami masyarakat luas, SDGs Media Compact Indonesia diluncurkan melalui sebuah webinar yang digelar Sabtu sore (5/12/2020) dan diikuti oleh sekitar 100 peserta yang sebagian besar adalah wartawan atau media yang diundang oleh tim panitia pelaksana.

SDGs Media Compact Indonesia diluncurkan langsung oleh Kepala Sekretariat SDGs Indonesia yang juga Staf Ahli Kementerian PPN/Bappenas Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan, Amalia Adininggar Widyasanti, sekaligus memberikan gambaran secara singkat mengenai SDGs di Indonesia.

Media Compact Indonesia ini diluncurkan untuk merespon SDGs Media Compact yang sudah diluncurkan terlebih dahulu oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada level Internasional.

"SDGs Media Compact Indonesia diluncurkan sebagai respon atas SDGs Media Compact Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang terlebih dahulu diluncurkan," ucap Amalia.

Seperti diketahui bersama bahwa pandemi COVID-19 telah menyebabkan krisis sekaligus tantangan bagi negara-negara yang telah berkomitmen untuk menjalankan pembangunan berkelanjutan yang sesuai dengan TPB atau SDGs yang dicanangkan oleh PBB.

"Dengan adanya SDGs Media Compact Indonesia ini diharapkan kita dapat saling memotivasi dan menebarkan optimise agar bisa bangkit dari pandemi ini dengan melaksanakan SDGs," kata Amalia.

Pada sesi diskusi dan tanya jawab, Amalia juga menyampaikan bahwa media perlu berperan dalam menyederhanakan bahasa SDGs sehingga bisa dipahami oleh masyarakat. Mengambil contoh seperti memberi tahu pelajar tingkat SD untuk tidak menggunakan botol plastik dan membawa botol minum sendiri (tumbler) sebagai upaya mencapaian goal 14.

"Cara-cara sederhana ini yang kita butuhkan untuk meninformasikan masyarakat bahwa SDGs ini adalah tujuan kita bersama dan ada di sekeliling kita," ucapnya.

Webinar ini juga dihadiri oleh putri sulung Presiden KH Abdurrahman Wahid, Alissa Wahid, dan Duta SDGs Indonesia, Billy Mambrasar, yang juga Staf Khusus Presiden Joko Widodo.

Alissa sudah mengikuti isu SDGs jauh sebelum tahun 2015 ketika masih bernama Millennium Development Goals (MDGs). Ia pun sangat aktif mengkampanyekan isu-isu pendidikan dan keluarga seperti menceritakan hubungan dalam keluarga, pendidikan dan kesehatan keluarga, dan juga mengenai isu perkawinan anak.

Alissa menekankan bahwa SDGs ini bukan tugas pemerintah semata melainkan tentang kita, ini adalahnya upaya bersama untuk kemajuan dan tidak meninggalkan siapa pun di dunia ini.

Sementara itu, Billy Mambrasar menyampaikan mengenai pendidikan digital di Indonesia dan kaitannya dengan TPB/SDGs. Billy mendorong peningkatan akses internet untuk menjangkau daerah terluar dalam hal pendidikan.

Tak hanya mengkampanyekan TPB/SDGs, namun Billy juga melakukan upaya advokasi untuk penerapan kebijakan transformasi penerapan digital sehingga tujuan pebangunan berkelanjutan dapat dicapai.

Seperti yang diketahui bahwa SDGs Media Compact Indonesia membuka pendaftaran bagi para penggiat media untuk bersama mengkampanyekan tujuan pembangunan di Indonesia melalui media, para anggota dari SDGs Media Compact ini adalah wartawan, institusi media, konten creator, dan lain semacamnya.

Para anggota atau peserta SDGs Media Compact Indonesia adalah institusi media di Indonesia yang berkomitmen untuk meningkatkan jumlah berita yang berkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Media yang terlibat dapat mengakses informasi langsung yang ada di Sekretariat SDGs Indonesia dengan berkoordinasi dengan Komunikasi Publik Spesialis SDGs Indonesia.

Kementerian PPN/Bappenas melalui Sekretaruat Koordinasi Nasional SDGs Indonesia akan berperan sebagai sumber berbagi konten media dan informasi yang berkaitan dengan SDGs melalui paket editorial bulanan atau rencana editorial bulanan, meningkatkan kesadaran akan Media Compact dan organisasi media yang berpartisipasi inisiatif Pembangunan Berkelanjutan.

Sementara pemerintah secara kolektif menetapkan Tujuan, pencapaian SDGs pada tahun 2030 juga akan dibutuhkan tindakan bersama oleh masyarakat sipil, bisnis, badan internasional, organisasi regional, dan individu, di antara aktor lainnya.

Media pun memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung dialog publik, meningkatkan pengetahuan tentang cara-cara untuk mendukung Pembangunan Berkelanjutan.

SDGs Media Compact Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, membantu mendorong tindakan lebih lanjut,dan membantu mendorong aksi pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk agenda 2030.

"SDGs Media Compact adalah saran kolaboratif dan wadah bersama untuk pencapaian pembangunan berkelanjutan karena SDGs ini bukan hanya tugas pemerintah, bukan tugas CSR perusahaan, namun ini juga termasuk tugas kita semua," tegas Amalia.

Hal serupa juga pernah disampaikan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa yang mengajak semua pihak untuk bersama-sama bangkit dari pandemi COVID-19 dan bersama-sama melanjutkan capaian agenda TPB/SDGs.

Sebab menurut Menteri Suharso, SDGs merupakan acuan bagi kita semua tanpa terkecuali untuk melakukan strategi pemulihan yang lebih baik dengan paradigma pembangunan baru, yang mengintegrasikan dan menyeimbangkan dimensi sosial, ekonomi dan lingkungan secara bersamaan.

Hal senada dikatakan Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/Bappenas Arifin Rudiyanto yang mengatakan bahwa Bappenas dalam rangka melaksanakan tugas koordinasinya sejak tahun 2018 sudah menginisiasi penyelenggaraan road to SDGs annual conference.

Pertemuan tahun ini dalam bentuk webinar yang bertemakan Build Forward Better: Bangkit Bersama dari COVID-19 untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

"Kementerian PPN sebagai koordinator pelaksanaan SDGSs di Indonesia mengajak seluruh platform partisipasi dan masyarakat umum untuk bersama merumuskan solusi terbaik terhadap dampak COVID-19 untuk pencapaian SDGs di Indonesia," ungkap Arifin.


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA