iPhone Milik Jurnalis Disusupi Spyware NSO

IN
Oleh inilahcom
Rabu 23 Desember 2020
share
 

INILAHCOM, Doha - Lembaga riset dari University of Toronto, The Citizen Lab, menemukan puluhan perangkat iPhone milik jurnalis Al Jazeera disusupi spyware buatan NSO Group, perusahaan yang beberapa waktu lalu dituntut Facebook karena alasan yang sama.

Mengutip Cnet, The Citizen Lab menemukan iPhone milik para jurnalis diretas melalui zero-click exploit yang tidak terlihat melalui iMessage di sistem operasi sekurang-kurangnya iOS 13.5.1.

Untuk riset ini, The Citizen Lab bekerja sama dengan Al Jazeera, menemukan 36 unit iPhone, termasuk juga milik pembawa berita dan pejabat di perusahaan tersebut, telah diretas.

Lembaga riset itu menduga dua penyerang bertindak atas nama pemerintah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

NSO Group, asal Israel, membuat perangkat peretas, kebanyakan klien mereka adalah pemerintah dan penegak hukum, untuk mengatasi terorisme. Perusahaan ini pernah diseret ke beberapa kasus hukum, termasuk peretasan CEO Amazon Jeff Bezos dan pembunuhan jurnalis Washington Post Jamal Khasoggi.

Menanggapi riset dari The Citizen Lab, NSO Group menyatakan lembaga riset itu hanya berasumsi dan memiliki agenda tersendiri.

"Laporan itu berdasarkan, sekali lagi, spekulasi dan kekurangan bukti untuk mendukung hubungan kasus dengan NSO. NSO menyediakan produk kepada penegak hukum pemerintahan hanya untuk menangani tindakan kriminal serius dan terorganisasi dan melawan terorisme. Dan seperti yang sudah kami nyatakan sebelumnya, kami tidak mengoperasikannya," kata pihak NSO Group.

Serangan tersebut tidak berjalan di iOS 14. Apple mengaku belum memverifikasi temuan The Citizen Lab, namun, menegaskan serangan NSO Group tidak menargetkan kebanyakan pengguna iPhone.

"Serangan yang dijelaskan dalam penelitian tersebut menargetkan individu tertentu," kata Apple.

Apple juga menyatakan iOS 14 dilengkapi dengan sistem perlindungan untuk serangan spyware seperti itu.


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA