LG Jual Bisnis Ponselnya ke Konglomerasi Vietnam?

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 23 Januari 2021
share
 

INILAHCOM, Seoul - LG Electronics kabarnya akan menjual bisnis ponsel pintarnya kepada Vingroup, konglomerasi asal Vietnam yang fokus pada pengembangan real estat, ritel, dan berbagai layanan mulai dari perawatan kesehatan hingga perhotelan.

Mengutip Business Korea, Vingroup dilaporkan telah mengajukan penawaran paling menarik di antara perusahaan lain yang tertarik pada bisnis smartphone milik LG Electronics.

Vingroup merupakan grup perusahaan besar di Vietnam dengan kapitalisasi pasar sebesar US$16,5 miliar per akhir 2020. Angka ini menyumbang 14 persen dari total kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Vietnam.

Perusahaan ini bergerak diberbagai bidang, termasuk distribusi, konstruksi, mobil, dan telepon seluler, namun keberadaannya masih kecil di panggung global.

Vingroup memasuki bisnis smartphone pada 2018. Vingroup telah memproduksi smartphone berdasarkan kontrak original design manufacturing (ODM) dengan LG Electronics.

Saat ini, Vingroup adalah produsen smartphone terbesar ketiga di Vietnam setelah Samsung Electronics dan OPPO.

Jika Vingroup mengakuisisi bisnis ponsel pintar LG Electronics, hal ini dapat menjadi lompatan ke depan yang signifikan. Reputasi LG, teknologi dan jaringan penjualannya dapat membawa inovasi bagi Vingroup.

Meskipun LG Electronics sedang meninjau berbagai opsi kemungkinan, perusahaan Korea Selatan tersebut dilaporkan telah memutuskan menjual bisnis ponsel pintarnya sepotong demi sepotong karena menjualnya secara keseluruhan praktis sulit.

Vingroup dikabarkan tertarik mengambil alih bisnis smartphone LG Electronics di AS, berusaha untuk maju ke pasar negeri Paman Sam itu melalui akuisisi. Pangsa LG Electronics di pasar smartphone wilayah Amerika Utara adalah 12,9 persen pada 2020.

Sementara itu, dalam email kepada karyawan pada 20 Januari lalu, Presiden LG Electronics Kwon Bong-seok meyakinkan mereka tentang keamanan pekerjaan mereka meski divisi bisnis Mobile Communication dirombak.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA