https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   23 January 2021 - 16:16 wib

Amazon Siap Buka Klinik Vaksin COVID-19

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Seattle - Perusahaan teknologi Amazon akan membuka klinik sementara di kantor pusat mereka di Seattle, AS, pada 24 Januari 2021, dengan tujuan memberikan vaksinasi COVID-19 kepada 2.000 anggota masyarakat yang memenuhi syarat.

Senior Vice President of Global Corporate Affairs Amazon, Jay Carney, yang mengumumkan rencana itu, mengatakan bahwa Amazon akan bekerja sama dengan Pusat Komando Vaksin Negara Bagian Washington.

Mengutip Reuters, klinik ini akan diselenggarakan dalam kemitraan dengan organisasi nirlaba Virginia Mason Franciscan Health.

Langkah itu dilakukan sehari setelah Reuters melaporkan bahwa Amazon telah menawarkan bantuan kepada Presiden AS Joe Biden dalam upaya distribusi vaksin COVID-19.

Washington saat ini mengizinkan orang yang berusia 65 tahun ke atas dan orang berusia 50 tahun ke atas yang tinggal bersama anggota keluarga multi-generasi untuk mendapatkan vaksinasi.

Amazon mempekerjakan lebih dari 800.000 orang di negara tersebut dan lebih dari 19.000 pekerja AS di Amazon telah terpapar virus corona pada September 2020.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Semangat Vanesha Prescilla Dukung Remaja Vaksin Covid-19

berita-headline

Viral

Kemenkes Lakukan Audit Vaksinasi COVID-19 Untuk Cegah Penyimpangan

Kementerian Kesehatan menggandeng BPKP dan berbagai pihak untuk melakukan audit secara berkala un
berita-headline

Viral

Pemerintah Genjot Vaksinasi Pekerja

Pemerintah terus menggenjot percepatan penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19 di tanah air
berita-headline

Viral

Sertifikat Vaksin Jokowi Bocor di Medsos, Istana Merespon

Sertifikat vaksin Presiden Joko Widodo (Jokowi) bocor dan tersebar di media sosial. Nomor induk k
berita-headline

Viral

Sejumlah Perkembangan Terkini Pandemi COVID-19 di Dunia

Reuters merangkum sejumlah perkembangan terkini pandemi COVID-19 di dunia. Apa saja?