Twitter Perkirakan Pertumbuhan Pengguna Melambat

IN
Oleh inilahcom
Kamis 11 Februari 2021
share
 

INILAHCOM, San Francisco - Meski berhasil melampaui perkiraan penjualan dan laba perkuartalan, namun Twitter memperkirakan pertumbuhan pengguna akan melambat pada kuartal mendatang.

Mengutip Reuters, pendapatan total Twitter mencapai US$1,29 miliar atau sekitar Rp18 triliun, meningkat 28 persen dari tahun-ke-tahun. Perusahaan jejaring sosial itu memperkirakan pengeluaran akan naik 25 persen atau lebih pada 2021, namun memproyeksikan pendapatan total akan tumbuh lebih cepat.

Pada kuartal keempat, Twitter mengatakan memiliki 192 juta rata-rata pengguna aktif harian yang dapat dimonetisasi --istilah Twitter untuk jumlah pengguna harian yang dapat melihat iklan-- naik 26 persen dari tahun sebelumnya.

Twitter mengatakan tingkat pertumbuhan pengguna bisa saja turun menjadi 'dua digit' mulai kuartal kedua.

Perusahaan yang berbasis di San Francisco, California, AS itu mengatakan pertumbuhan pengguna telah didorong oleh peningkatan produk dan lebih banyak percakapan global tentang sejumlah peristiwa, seperti pandemi COVID-19 dan pemilihan AS.

Menurut Twitter, beberapa perubahan sementara untuk mengurangi misinformasi seputar pemilu AS dikatakan hanya berdampak kecil pada pertumbuhan pengguna global.

Dalam sebuah surat kepada pemegang saham, Twitter mengatakan lonjakan signifikan terkait pandemi pada jumlah pengguna tahun lalu menciptakan tantangan untuk keuntungan di masa depan.

Twitter telah menjadi sorotan di tengah perdebatan global tentang apa yang diizinkan di situs tersebut --mulai dari pemblokiran terhadap presiden AS terdahulu, Donald Trump, hingga baru-baru ini menolak untuk mematuhi aturan pemerintah India untuk memblokir akun yang terkait protes petani.

Bisnis periklanan Twitter mendapatkan keuntungan dari format iklan baru dan penargetan yang lebih baik, kata Chief Financial Officer Ned Segal dalam rilis pendapatan.

Pendapatan iklan Twitter mencapai US$1,15 miliar atau sekitar Rp16 triliun, naik 31 persen dari periode yang sama tahun lalu.


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA