Inilah Cara Antisipasi WhatsApp dari Pembajakan

IN
Oleh inilahcom
Kamis 04 Maret 2021
share
 

Platform sosial media WhatsApp saat ini menjadi alat komunikasi oleh masyarakat dari berbagai usia. Sudah bukan pesan dan telepon biasa, masyarakat sudah menjadikan aplikasi ini kebutuhan utama untuk berkomunikasi.

Sama halnya dengan media sosial lainnya, penggunaan WhatsApp juga membutuhkan data diri berupa nomor telepon. Dengan begitu, informasi pribadi sudah menjadi bagian dari publik. Hal itu membuat akun WhatsApp kita rawan dibajak oleh peretas. Tak heran jika ada saja korban para pemilik akun.

Banyak kasus peretasan akun WhatsApp yang berujung pemerasan. Tentunya hal seperti ini tak mau terjadi pada kita semua.

Karenanya, untuk menghindari WhatsApp dari tindak kejahatan peretas, berikut ini tips dari pondband.net agar akun aman dari pembajak nakal.

1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Mengaktifkan verifikasi dua langkah ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan akun. Verifikasi dua langkah merupakan fitur opsional yang menambahkan lebih banyak lapisan keamanan pada akun WhatsApp.

Mengaktifkan verifikasi dua langkah akan membuat pengguna mengisi PIN enam digit setiap kali memverifikasi nomor telepon WhatsApp. Caranya mudah sekali, yakni buka aplikasi WhatsApp -> Settings -> Account -> Two-step verification -> Enable.

Pengguna juga bisa memasukkan alamat email saat mengaktifkan fitur ini. Penambahan alamat email ini berguna bila pengguna lupa PIN, sehingga WhatsApp akan mengirim tautan ke alamat email.

Selain untuk keamanan cadangan, penambahan alamat email ini berguna untuk membantu melindungi akun WhatsApp kalian. Pastikan alamat email akurat dengan identitas pengguna WhatsApp.

Tapi perlu diperhatikan, bila pengguna mendapatkan tautan email untuk menonaktifkan verifikasi dua langkah tetapi tidak memintanya, jangan klik tautan tersebut. Hal ini bisa jadi orang lain yang memintanya.

2. Jangan Bagikan Kode Verifikasi
Banyak kasus peretasan akun WhatsApp karena pengguna membagikan kode verifikasi pada pesan yang masuk dengan informasi palsu, misal seperti kasus hadiah tipuan dari salah satu minimarket. Bila pengguna membagikan kode verifikasi, akun WhatsApp akan beralih tangan ke peretas.

Jangan pernah membagikan kode verifikasi pada orang lain maupun orang yang dikenal. Kode verifikasi WhatsApp sama halnya dengan PIN kartu ATM atau sesuatu rahasia lainnya.

3. Setel Kunci PIN
Lakukan penyetelan kunci PIN untuk lebih mengamankan akun kamu. PIN akan dibuat ketika pengguna mengaktifkan verifikasi dua langkah.

Bila mengaktifkan verifikasi dua langkah dan lupa PIN, nomor pengguna tidak akan diizinkan memverifikasi ulang WhatsApp dalam tujuh hari terakhir. Namun setelah tujuh hari, nomor kamu sudah bisa melakukan verifikasi ulang tanpa PIN, tetapi pesan yang tertunda akan hilang.

Bila nomor pengguna diverifikasi ulang setelah 30 hari terakhir tanpa PIN, akun pengguna akan dihapus dan akun baru akan dibuat setelah verifikasi ulang berhasil. Perlu diperhatikan, tidak ada opsi menonaktifkan fitur ini tanpa menonaktifkan fitur verifikasi dua langkah.

Nah, itulah tips mencegah WhatsApp dari para peretas, semoga membantu!

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA