Polusi Udara Penyebab Masalah Kesehatan Serius

IN
Oleh inilahcom
Rabu 10 Maret 2021
share
 

INILAHCOM, London - Layanan Kesehatan Nasional Inggris atau National Health Service (NHS) England memperingatkan kondisi 'kesehatan darurat' menyusul adanya peningkatan jumlah hingga ratusan anak dan orang dewasa yang menderita serangan jantung, stroke, atau asma akibat terpapar polusi udara setiap harinya.

Adanya polusi udara yang semakin parah ini menyebabkan pertumbuhan paru-paru yang terhambat pada anak-anak. Selain itu hubungan antara polusi udara dan kanker paru-paru juga ditemukan oleh para peneliti yang mengamati sembilan kota yang ada di Inggris.

Menurut sebuah studi, polusi udara yang tinggi menyebabkan penambahan jumlah orang terkena serangan jantung hingga 124 orang, selain itu ada juga 231 kasus stroke dan 193 anak dan orang dewasa dirawat di rumah sakit karena asma yang akut.

Angka tersebut didapatkan dari King's College London dan UK100 yang merupakan sebuah kelompok yang terdiri dari 94 pemimpin pemerintah daerah. Mereka menyoroti dampak 'polusi udara tinggi' yang terjadi dalam jangka pendek.

Data sebelumnya mengatakan bahwa polusi berkontribusi hingga 36.000 kematian setiap tahun.

Kepala eksekutif NHS England, Simon Stevens, mengatakan bahwa darurat iklim yang terjadi sama dengan darurat kesehatan dan itu berarti NHS perlu mengurangi emisi gas rumah kaca sendiri.

"Karena kematian yang dapat dihindari ini terjadi sekarang --bukan pada 2025 atau 2050-- maka bersama-sama kita harus bertindak mulai sekarang," ujarnya, seperti dilansir National Geographic.

Dia juga mengatakan bahwa NHS perlu membangun tindakan komprehensif lebih lanjut tentang pengurangan jejak karbon setidaknya seperlima dari jumlah biasanya.

"Jadi pengguaan energy NHS kami, rantai pasokan, adaptasi gedung dan transportasi kami semua harus berubah secara substansial," imbuh Stevans.

Direktur UK100 Polly Billington juga menanggapi hal serupa terkait adanya peningkatan polusi udara yang tinggi.

"Pemerintah daerah membutuhkan kekuatan dan sumber daya tambahan untuk mengatasi krisis kesehatan masyarakat saat ini, di samping jadwal untuk saat tingkat polusi udara akan memenuhi pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)," ujar dia.

Penelitian, yang akan dipublikasikan secara penuh pada bulan November nanti, dirilis sebelum pertemuan puncak udara bersih internasional yang diselenggarakan oleh Wali Kota London Sadiq Khan dan UK100.

Pertemuan ini diharapkan bisa mendorong pemerintah untuk memberikan kekuatan dan sumber daya baru kepada otoritas lokal untuk membersihkan udara di samping jadwal untuk menerapkan target WHO pada salah satu bentuk polusi paling berbahaya.

Temuan lain yang didapat adalah bahwa polusi yang lebih tinggi setiap harinya menyebabkan empat kali permasalahan jantung.

Sebanyak 18 anak-anak atau orang dewasa dibawa ke rumah sakit karena asma atau stroke di Bristol, 16 anak-anak atau orang dewasa dibawa ke rumah sakit karena asma atau stroke di Derby, dan selanjutnya ada 24 anak-anak atau orang dewasa dibawa ke rumah sakit untuk asma atau stroke di Liverpool.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA