realme Tanggapi Tudingan Curangi Skor AnTuTu

IN
Oleh inilahcom
Kamis 18 Maret 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Realme didapati mencurangi hasil benchmark AnTuTu. Pihak AnTuTu pun memutuskan menghapus skor pada ponsel Realme GT selama tiga bulan, sekaligus mengancam jika tidak mengubah cara mendapatkan skor maka akan dilarang AnTuTu selamanya.

Menanggapi hal tersebut, CMO realme Global Chase Xu membantah bahwa pihaknya telah berlaku curang dalam tes performa di platform benchmark AnTuTu untuk ponsel terbaru realme GT.

Merk asal China tersebut menyatakan bahwa pihaknya telah mengikuti standar industri ini dan yakin bahwa hasil benchmark itu mampu mewakili kemampuan ponsel buatannya secara akurat.

"realme GT telah dilengkapi dengan platform Snapdragon 888 5G terbaru, menghadirkan performa berkualitas tinggi bagi para pengguna. Skor benchmark dari realme GT adalah data akurat dibawah versi terbaru dari AnTuTu Benchmark," jelas juru bicara realme tersebut dalam pernyataan resminya yang diterima INILAHCOM.

"realme selalu berkomitmen untuk menghadirkan kinerja luar biasa kepada pengguna, pengalaman pengguna yang sebenarnya adalah prioritas utama realme," imbuh perusahaan tersebut.

Sebelumnya diwartakan bahwa platform benchmark AnTuTu resmi menghapus Realme GT dari platform benchmark-nya selama tiga bulan. Hal ini dilakukan karena pihak realme diduga melakukan kecurangan dan memanipulasi hasil kinerja.

realme sebelumnya telah memposting hasil benchmark AnTuTu dengan skor lebih dari 750.000. Hasil ini jauh lebih tinggi dibanding smartphone dengan chipset Snapdragon 888 lain, Xiaomi Mi 11.

AnTuTu mengatakan bahwa realme GT memanipulasi hasil lewat tes multithread platformnya. Perusahaan menggunakan cara threats delay untuk menggunakan core CPU tercepat. Taktik tersebut membantu ponsel bisa menerima skor benchmark dengan hasil lebih tinggi.

Selain itu, AnTuTu juga menuduh Realme GT memodifikasi gambar referensi dalam tes foto. Hal ini dikatakan dapat membantu ponsel dalam mengurangi waktu pemrosesan gambar dan mencapai skor lebih tinggi.

realme GT dikatakan menggunakan mosaic colour blocks untuk mengurangi kualitas gambar dan menghadirkan proses gambar menjadi lebih cepat.

Menurut AnTuTu, kecurangan tersebut bertentangan dengan tujuan untuk memberikan hasil benchmark yang sesuai. Akibatnya, AnTuTu memutuskan ponsel harus keluar dari daftar benchmark.

AnTuTu juga menyebutkan bahwa saat ini mereka sedang bekerja untuk mengoptimalkan program anti kecurangan yang akan tersedia di versi 9. Versi baru ini akan mengurangi poin dan mengenakan sanksi lain apabila aplikasi menemukan hasil tes curang.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA