https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   31 March 2021 - 06:06 wib

Benarkah Mobil Bermesin Diesel Lebih Tahan Banjir?

berita-profile

Inilah

0

0

KETIKA musim hujan dan banjir, terkadang mobil bermesin diesel menjadi sorotan masyarakat, karena dianggap lebih kuat menerjang genangan air alias banjir, dibandingkan mobil bermesin bensin.

Seperti Mitsubishi Pajero Sport atau New Triton yang kerap digunakan untuk melibas banjir dan aman-aman saja. Faktor utama, yaitu karena umumnya mobil bermesin diesel itu punya postur bodi SUV atau mobil-mobil komersial ringan dengan ground clearance yang lebih tinggi dari mobil lainnya.

Selain itu juga, pada mobil mesin diesel tidak menggunakan busi dan koil sebagai pemantik di ruang bakar layaknya yang ada pada mobil bensin. Mobil diesel ini menggunakan glow plug untuk sistem pembakarannya. Berbeda dengan mobil bermesin bensin yang menggunakan busi, sistem pembakaran glow plug lebih tahan air.

Sistem kelistrikan pada mobil diesel konvensional pun jauh lebih sederhana dibandingkan mobil bensin, sehingga lebih aman saat menerjang genangan banjir. Oleh karena kelistrikan yang sederhana itulah, risiko terjadi arus pendek pada mobil diesel juga lebih kecil.

Meski lebih andal dalam urusan melibas banjir, mobil diesel pada dasarnya tetap sama dengan mobil bensin. Jika air sampai masuk ke ruang bakar melalui filter udara, turbo lalu ke intake injection pump, mesin tetap akan mati seperti mobil bensin.

Jadi sebaiknya jangan karena Anda menggunakan Pajero Sport maka langsung beranggapan aman diajak menerjang banjir, sehingga Anda jadi seenaknya jika menemukan jalan banjir dilewati begitu saja.

Air tetap bisa masuk ke saluran udara dan menyebabkan water hammer atau kerusakan parah pada bagian mesin, baik mesin bensin maupun diesel.

Apabila mobil diesel sudah mengalami water hammer, maka ada kemungkian harus melakukan perbaikan total atau dikenal dengan istilah turun mesin. Apalagi untuk mesin diesel modern yang sudah dibekali dengan turbo, ada kemungkinan kamu harus mengganti piranti turbo di mesin diesel jika sampai bermasalah karena kemasukan air.

Belum lagi kalau ada sensor-sensor di dalam mobil diesel modern seperti pada Pajero Sport terbaru yang banyak fitur canggihnya, jika sampai terendam air maka bisa dipastikan biaya perbaikannya tidak sedikit.

Jadi, baik mesin diesel maupun mesin bensin tidak ada yang kebal terhadap air ya. Kalau ada yang bilang mesin diesel lebih kuat menerabas banjir itu hanya mitos, karena memang mobil bermesin diesel punya ground clearance yang lebih tinggi dari mobil mesin bensin.

Pastikan juga apapun jenis mobil Anda, untuk selalu melakukan pengecekan berstandar dan prosedur resmi di bengkel resmi agar kondisi kendaraan Anda selalu dalam kondisi prima.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Penciptaan AI pada Mobil Baru Butuh BBM RON Tinggi

Artificial Intelligence (AI) atau mesin kecerdasan buatan dibuat selayaknya tindakan manusia. 
berita-headline

Viral

Pandemi, CIMB Niaga Syariah Beri Solusi Buka Tabungan Secara Digital

CIMB Niaga Syariah terus meningkatkan customer experience untuk pembukaan tabungan melalui
berita-headline

Viral

Bakal Dijual Tahun Ini, Mazda Ungkap Mobil Listrik Pertamanya

Mazda Motor Corporation mengungkap mobil listrik pertama mereka, yakni Mazda MX-30 EV, yang bakal
berita-headline

Inersia

Dirikan Pabrik Baterai Terbesar, Indonesia Siap 'Bermain' di Pasar Mobil Listrik

Setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan groundbreaking pabrik baterai Hyundai-LG di Kara
berita-headline

IXU

Mengapa Perawatan Berkala pada Mobil Itu Penting? Ini Kata Rifat Sungkar

Memiliki mobil tentu menyenangkan dan membawa banyak manfaat bagi Anda dan keluarga, tapi harus t