Qlue Kini Siap Rambah Pasar Internasional

IN
Oleh inilahcom
Kamis 01 April 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Qlue sebagai perusahaan penyedia ekosistem smart city di Indonesia telah hadir dengan sejumlah pencapaian yang signifikan. Pada 2020 lalu, Qlue sukses mencatatkan pertumbuhan bisnis sebesar 70% dibandingkan tahun sebelumnya.

Rama Raditya selaku Founder & CEO of Qlue mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan teknologi yang sudah hadir pada Qlue dan akan menggarap pasar luar negeri.

"Qlue tentunya akan merespon peluang tersebut dengan melakukan implementasi solusi smart city di negara maju seperti Jepang. Ini membuktikan teknologi buatan Indonesia mampu bersaing di level internasional," ujar Rama dalam keterangannya.

Teknologi Artificial Intelligence (Al) dan Internet of Things (IoT) sendiri terdiri dari Qlue Dashboard, Qlue Sense, Qlue Thermal, Qlue Work, dan Qlue Vision. "Meskipun namanya banyak, tapi mekanisme produk Qlue jadi satu kesatuan. 'Bisa dibilang produk kami telah memberikan dampak positif," tambahnya.

Salah satu fitur yang kini sangat membantu masyarakat ialah fitur laporan yang berkaitan dengan fasilitas publik seperti adanya titik banjir, pungutan liar, pelanggaran, jalan rusak, dan masih banyak lagi. Rama menuturkan bahwa laporan-laporan masyarakat pada aplikasi Qlue akan direspon petugas terkait kurang lebih 2-3 jam.

"Ada laporan notifikasi ke pengguna. Benar-benar mengubah transformasi digital pelanggan. Begitu ditindak lanjut ada laporan juga ke notifikasi pengguna. Ini transparansi untuk publik, seluruh kota. Harapannya bisa membentuk Indonesia yang lebih aman," terangnya.

Beralih ke Qlue Thermal, fitur ini telah banyak membantu pemerintah dan gedung-gedung perkantoran umum guna menekan penyebaran COVID-19 dengan melakukan tes PCR secara langsung kepada pengunjung di tempat.

Sementara itu, Andre Hutagalung selaku Co-Founder dan CTO of Qlue juga turut mengungkapkan bahwa teknologi yang sudah diterapkan oleh Qlue di tahun 2020 antara lain face recognition, people counting, LPR, dan VCC & Illegal Parking.

Untuk ke depannya, Qlue dikabarkan akan mengeluarkan teknologi terbaru bernama Smart Mobility yang masuk ke dalam Qlue Sense dimana lampu lalu lintas akan disesuaikan dengan jumlah mobil. "Kalau sekarang berdasarkan jadwal, kendaraan sedikit timer lampu hijau sebentar, sehingga bisa menguras kemacetan," tutur Andre.

Setelah sukses menghadirkan solusi pendukung penerapan protokol kesehatan di era new normal, Qlue tetap melanjutkan pengembangkan solusi pendukung smartcity lainnya.

"Tahun ini juga kami coba untuk fokus pada pengembangan solusi lain yang sudah kami rencanakan dalam Roadmap, termasuk Smart Environment yang difokuskan untuk memperbaiki kualitas udara dan Smart Traffic Management untuk meningkatkan mobilitas di perkotaan. Selain itu, kami juga sedang mengembangkan sebuah platform untuk mempermudah penggunaan solusi AI (artificial intelligence) Qlue agar bisa dijangkau pelaku bisnis skala kecil hingga besar sesuai kebutuhan masing-masing," tambah Andre.

President Qlue Maya Arvini mengatakan, ragam solusi yang dihadirkan Qlue selama 2020 mendapat apresiasi positif oleh pasar. Dalam aspek komersial, solusi smart city yang diberikan Qlue bisa mendorong performa bisnis sehingga mampu mencatatkan hasil sangat signifikan yang kemudian turut mempengaruhi pertumbuhan bisnis perusahaan secara keseluruhan.

"Situasi pandemi tentu mempengaruhi semua lini bisnis perusahaan, termasuk sisi operasional dan komersial. Namun dengan berbagai penyesuaian, kami tetap sukses melakukan implementasi solusi smart city yang tersebar di 58 kota di Indonesia. Qlue mencatatkan eksistensi dengan memiliki klien lebih dari 133 sampai dengan saat ini," ujar Maya.

Sektor usaha yang memanfaatkan solusi Qlue di masa pandemik juga cukup bervariasi antara lain property, rumah sakit, retail perbankan, perhotelan, industri hiburan sampai ke instansi pemerintah level pusat dan daerah. Seiring dengan penambahan jumlah strategic partner sehingga solusi semakin mudah dijangkau oleh para pelaku usaha. Kesuksesan penetrasi pasar ini juga merupakan hasil kolaborasi yang dilakukan Qlue strategic partner yang sepanjang tahun 2020 meningkat 20%.

"Pemanfaatan solusi Qlue saat ini masih didominasi oleh klien sektor publik seperti BUMN dan pemerintah daerah sebesar 70% dan 30% dari sektor swasta. Pengembangan teknologi Qlue saat ini dengan teknologi komputasi awan, tujuannya untuk menjangkau dan mengembangkan sektor swasta sebagai bagian dari strategi ekspansi Qlue ke depan,'' tambah Maya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA