Jabra Rilis Headset UC Baru Evolve2 30

IN
Oleh inilahcom
Selasa 01 Juni 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Perusahaan penyedia solusi audio dan video Jabra resmi meluncurkan produk headset teranyar di kelas Evolve2, yakni Jabra Evolve2 30. Varian headset Unified Communication (UC) ini merupakan lini produk terlaris sekaligus pemimpin pasar dari UC headset Jabra.

Segmentasi pengguna Jabra Evolve2 30 menyasar kalangan pekerja, baik di rumah maupun perkantoran. Dengan rangkaian fitur terkininya, headset ini diciptakan untuk memenuhi tiga fokus solusi pekerja profesional masa kini, yakni penunjang kolaborasi, optimalisasi konsentrasi komunikasi, serta kenyamanan untuk pemakaian sepanjang hari.

Country Manager Enterprise Jabra Brodjo Koesworo Hadiputro menyatakan bahwa menjaga produktivitas kerja timnya adalah hal yang ingin dicapai di setiap perusahaan, terutama ketika tidak semua orang memiliki kondisi area kerja yang sama.

"Jabra sangat antusias untuk meluncurkan produk terbaru kami ini. Evolve2 30 hadir sebagai solusi menangkal distraksi yang mempengaruhi produktivitas Anda di kantor, ataupun bagi Anda yang sebagai pekerja fleksibel," kata Brodjo dalam keterangan tertulisnya kepada INILAHCOM.

"Kami juga mematok Jabra Evolve2 30 dengan harga yang terjangkau sehingga semua pengguna mampu menikmati manfaat dari merasakan kenyamanan, konsentrasi, dan kolaborasi seoptimal mungkin. Jabra Evolve2 30 adalah perwujudan moto kami, yakni bekerja bukan soal kemana Anda pergi, tapi apa yang Anda lakukan," imbuh dia.

Periode new normal yang sudah berjalan selama lebih dari satu tahun belakangan menciptakan cara kerja baru yang berbeda dari sebelumnya. Kini, banyak perkantoran yang mulai menerapkan pendekatan hybrid, atau kombinasi bekerja jarak jauh dan di kantor secara bersamaan. Praktik yang sama juga marak dilakukan oleh beberapa perusahaan di berbagai negara lain seperti AS.

Berdasarkan riset Gensler US Workplace Study, kolaborasi virtual melalui pendekatan hybrid telah meningkat dari 14 persen pada tahun 2019, menjadi 77 persen pada tahun 2020. Meski demikian, karena kompleksitas pekerjaan yang terus meningkat, terdapat risiko terhadap produktivitas yang dihasilkan.

Alhasil, ketika memilih perangkat pendukung komunikasi seperti headset, harus mendukung kebutuhan yang sesuai dengan kejadian di lapangan.

Brodjo menyebut Evolve2 30 sangat cocok bagi pekerja modern dengan berbagai kondisi kerja, mulai dari pekerja professional hingga freelancer yang bekerja di kantor, work from home tanpa harus memikirkan ramai atau tidaknya tempat tersebut.

"Berkat keberadaan dua teknologi microphone call, headset ini bisa mengenali suara Anda saat menelepon atau rapat virtual dengan akurat dan meredam distraksi suara asing. Selain itu, Anda dan penerima panggilan bisa mendapat kualitas audio yang jernih berkat speaker berukuran 28mm yang didukung dengan chipset digital mutakhir," kata dia.

Jabra Evolve2 30 juga tersedia dengan varian yang tersertifikasi Microsoft Teams yang dilengkapi dengan tombol khusus untuk Teams, dimana pemakai bisa mengikuti dan mengakhiri pertemuan virtual hanya dengan satu sentuhan. Ditambah lagi, fitur boom arm memungkinkan Anda untuk mematikan atau menyalakan suara Anda secara instan.

Tentu dengan begini, Anda tidak perlu lagi khawatir ada kesalahan suara bocor dalam meeting ketika tidak berkesempatan berbicara.

Jabra Evolve2 30 juga telah memenuhi persyaratan Microsoft Open Office lewat pengujian efektivitas ketat terhadap kemampuan mikrofon seperti meredam suara di sekitar pengguna (noise) yang memastikan produk ini tidak hanya kompatibel digunakan di mana saja tapi juga kompak untuk digunakan di software apa saja.

Fitur plug-and-play disematkan untuk memudahkan pengguna terhubung ke perangkat apapun melalui USB type A atau type C.

Sertifikasi UC mempermudah kolaborasi

Riset Jabra menunjukkan, 61 persen headset yang digunakan para pekerja professional saat ini tidak bersertifikasi UC (Unified Communication). Padahal, UC Certified headset sangat dibutuhkan dan relevan dengan konsisi saat ini.

Hal ini karena 67 persen perusahaan yang menyediakan perangkat untuk karyawannya, tapi dengan pengadaan perangkat dengan level setara atau di bawah consumer-grade. Sedangkan hanya 33 persen perangkat yang digunakan berasal dari kebijakan membawa perangkat sendiri (Bring Your Own Device/BYOD) oleh perusahaan.

Untuk membenahi hal tersebut, Brodjo mengatakan bahwa Jabra sudah menyediakan solusi untuk setiap perangkatnya.

"Salah satu hal yang sangat kami perhatikan di Jabra adalah, kemudahan pengguna mengakses beragam device tanpa kehilangan kontrol atas perangkat headsetnya. Hal ini sudah menjadi standar produk Evolve2 30, dimana dengan sertifikasi UC, artinya pengguna bisa menggunakan mode noise isolation pasif, melakukan kontrol panggilan, dan pengaturan volume," ujarnya.

Disinggung soal fitur yang mendukung konsentrasi pengguna, Brodjo mengatakan Jabra Evolve2 30 memiliki bantalan telinga berbentuk oval dan desain penutup telinga yang miring untuk memblokir bunyi dan gangguan apapun yang muncul.

Indikator lampu berwarna merah akan muncul di satu sisi yang menyala otomatis ketika Anda sedang menerima panggilan. Indikator busylight ini dapat dinyalakan secara manual untuk menandakan bahwa Anda sedang tidak ingin diganggu

Brodjo menambahkan, pada dasarnya semua tipe headset diperuntukkan untuk mendengar audio dan musik, sehingga hampir semua memiliki fitur peredam kebisingan. Namun, pada headset bersertifikasi UC, ada beberapa persyaratan tambahan, salah satunya side tone, dimana pengguna bisa mendengar suaranya sendiri saat menerima panggilan.

"Hal ini penting untuk menghindari kita bicara terlalu keras," lanjutnya.

Nyaman dalam waktu lama

Terlalu lama mengenakan headset juga bisa mengganggu produktivitas karena bisa menyakiti telinga dan menyebabkan pusing. Evolve2 30 punya desain ergonomis untuk mendukung pemakaian dalam waktu lama.

Penambahan bantalan telinga dengan busa lembut dan premium akan menyesuaikan kontur alami bentuk telinga, mendistribusikan tekanan secara merata dan mengurangi beban ke kepala untuk memastikan kenyamanan sepanjang hari.

Model headband dan slider Evolve2 30 dirakit dengan stainless steel dengan tingkat ketahanan dan fleksibilitas yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan produk pendahulunya, Evolve 30.

Meski ringan, Evolve2 30 ini telah melalui ratusan uji coba jatuh maupun uji ketahanan boom-arm untuk menjamin daya tahan tinggi produk tersebut

Sebagai informasi, Jabra Evolve2 30, kini bisa didapat di sejumlah partner resmi Jabra dengan ketersediaan warna hitam. Adapun untuk harga, produk ini dibandrol Rp1.939.999 sebelum pajak.

Fitur Utama dan Spesifikasi

- Peningkatan kenyamanan ringan: 125 gram.
- Teknologi panggilan dengan dua mikrofon dan speaker 28mm, memenuhi persyaratan Open Office.
- Sertifikat UC dan Microsoft Teams.
- Chipset canggih memungkinkan peningkatan firmware di masa mendatang.
- Indikator busylight.
- Desain isolasi kebisingan(noise cancelling) yang disempurnakan.
- Headband dan slider baja yang kuat dan tahan lama.
- Tombol Khusus Microsoft Teams pada varian MS.
- Jabra Direct, Xpress.
- Kemasan dari bahan yang dapat didaur ulang

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA