https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   07 June 2021 - 04:04 wib

Facebook Blokir Akun Donald Trump Hingga 2023

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Menlo Park - Facebook Inc mengumumkan blokir terhadap akun mantan Presiden AS Donald Trump berlaku sampai, sekurang-kurangnya, Januari 2023.

"Mengingat beratnya keadaan hingga menyebabkan penangguhan Tuan Trump, kami yakin tindakannya merupakan pelanggaran berat terhadap aturan kami, yang layak mendapatkan hukuman terberat yang tersedia di bawah protokol penegakan yang baru," kata kepala urusan global di Facebook, Nick Clegg, seperti dilansir Reuters.

Blokir akun Trump baru akan dicabut jika Facebook melihat risiko terhadap keamanan publik berkurang. Untuk menilai risiko ini, platform media sosial tersebut bekerja sama dengan ahli.

Jika Trump masih berulah setelah sanksi ini, Facebook akan memblokirnya secara permanen dari media sosial tersebut.

Akun Facebook resmi Donald Trump diblokir karena unggahannya dianggap mendukung kekerasan di Capitol Hill, Washington DC, pada 6 Januari lalu.

Dewan pengawas independen Facebook pada Mei lalu mendukung blokir terhadap akun Trump, namun, menilai periode blokir tidak terbatas tidak tepat. Mereka meminta Facebook memberikan jawaban yang proporsional untuk kasus ini.

Trump menilai keputusan Facebook untuk memblokir akun miliknya sebagai bentuk sensor dan hinaan terhadap para pemilihnya.

"Putusan Facebook merupakan hinaan terhadap 75 juta orang yang memecahkan rekor, yang memilih kami pada Pemilihan Umum Presiden yang dicurangi 2020. Mereka seharusnya tidak diizinkan lolos dari sensor dan pembungkaman ini. Dan tentu, kami akan menang. Negara kita tidak bisa lagi menerima pelecehan ini," kata Trump dalam keterangan resminya.

Dia juga mengatakan jika suatu hari nanti dia kembali ke Gedung Putih, dia tidak mau makan malam dalam acara ramah tamah bersama Mark Zuckerberg dan istrinya.

"Semuanya akan soal bisnis," kata Trump.

Juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki, mengenai perkembangan terbaru blokir Facebook ini menyatakan "rasanya tidak mungkin zebra akan mengganti belangnya dalam dua tahun ke depan. Kita lihat saja".

Ubah aturan

Bersamaan dengan pengumuman blokir akun Donald Trump, Facebook juga memperbarui kebijakan untuk akun politikus. Raksasa media sosial ini mencabut pandangan mereka bahwa unggahan politikus secara inheren merupakan kepentingan publik.

Melalui aturan baru, Facebook akan menimbang konten politikus yang melanggar aturan dengan cara yang sama yang mereka terapkan ke akun biasa. Facebook berkomitmen akan mengumumkan kapan mereka memberlakukan pengecualian atas nama 'kelayakan berita' terhadap sebuah konten.

Sementara itu, unggahan dari akun milik politikus tetap tidak masuk pengecekan fakta.

Facebook juga berjanji akan bersikap transparan soal berapa kali pelanggaran sebelum akhirnya sebuah akun ditangguhkan. Berdasarkan aturan ini, pengguna bisa ditangguhkan mulai 30 hari hingga dua tahun.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Bendung Taliban dari Dunia Maya, Ini Langkah Facebook

Jatuhnya ibu kota Kabul, Afghanistan ke tangan kelompok bersenjata Taliban, membuat aplikasi What
berita-headline

Inersia

Facebook Berencana Bentuk Tim Tangani Konten Pemilu

Platform raksasa jejaring sosial Facebook kabarnya tengah berdiskusi dengan sejumlah akademisi da
berita-headline

Inersia

Studi: Indonesia Akan Miliki 165 Juta Konsumen Digital di Akhir 2021

Studi terbaru Facebook bersama Bain & Company pada tren terkini konsumen digital di Asia Tenggara
berita-headline

Inersia

Studi Facebook: Belanja Daring Sudah Menjadi Kelaziman

Dalam laporan studi terbaru Facebook bersama Bain & Company  mengungkapkan konsumen digi
berita-headline

Inersia

Serupa Facebook, Twitter Mulai Gulirkan Fitur Komunitas

Setelah Twitter gagal hingga akhirnya mencabut fitur Fleets, Kini Twitter mulai mengembangkan fit