Facebook dan Amazon Kena Aturan Baru Pajak G7

IN
Oleh inilahcom
Senin 07 Juni 2021
share
 

INILAHCOM, Washington DC - Perusahaan teknologi Facebook dan Amazon akan terkena aturan baru pajak perusahaan minimum global yang baru disepakati Group of Seven atau G7.

Menteri Keuangan AS Janet Yellen menyatakan bahwa kebijakan itu akan mencakup perusahan yang memiliki keuntungan besar.

"Saya yakin bahwa perusahaan-perusahaan tersebut akan memenuhi syarat dari hampir semua definisi," kata Yellen ketika ditanya apakah Facebook dan Amazon juga akan terdampak aturan ini.

Menteri Keuangan yang tergabung dalam G7 mengeluarkan pernyataan akan mengatasi penghindaran pajak oleh 'perusahaan multinasional terbesar dan yang paling menguntungkan', dikutip dari Reuters.

Dengan kebijakan tersebut, perusahaan teknologi kemungkinan akan membayar pajak lebih besar dan membayar pajak di negara lain.

Meski demikian, Facebook tetap menyambut baik kebijakan baru dari G7 ini.

"Facebook sudah lama menyuarakan reformasi aturan pajak global dan kami menyambut kemajuan penting yang dibuat di G7," kata Nick Clegg, kepala urusan global di Facebook.

"Persetujuan hari ini adalah langkah pertama yang penting menuju kepastian berbisnis dan memperkuat kepercayaan publik di sistem pajak glonal," imbuhnya.

"Kami ingin proses reformasi pajak berhasil dan mengakui ini bisa berarti Facebook akan membayar pajak lebih besar dan di tempat berbeda," tutup Clegg.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA