Pakai 26Ghz, Ini Kecepatan Internet 5G Smartfren

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 19 Juni 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Smartfren baru baru ini bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menguji jaringan 5G dengan menggunakan frekuensi 26 GHz (mmWave) di Galery Smartfren Sabang, Jakarta Pusat.

Ada beberapa use case yang digunakan untuk uji coba jaringan 5G Smartfren kali ini. Salah satunya ialah pengujian kecepatan unduhan menggunakan modem Mifi Smartfren, yang sudah menggunakan jaringan 5G di spektrum mmWave.

Dalam pengujian, kecepatan download 5G Smartfren ini menembus angka 1,85 Gbps.

Selain kecepatan download, pihak Smartfren juga menjajal kualitas menonton video 4K di YouTube. Dari demo tersebut, jaringan 5G Smartfren terbilang mulus untuk menyaksikan video beresolusi 2.160 piksel atau 4K di YouTube.

"Ketika video di-fast forward, buffering-nya sangat sedikit sekali. Kalau memakai 4G untuk menonton 4K, itu buffering-nya akan sangat tinggi," kata Agus Rohmat, VP Network Operation Smartfren.

Tak hanya itu, pada uji coba kali ini, Smartfren juga mendemonstrasikan penggunaan teknologi virtual reality (VR) untuk memonitor pabrik, bermain game, hingga remote tourism.

"Dengan VR dan video remote tourism ini, kita seolah-olah bisa merasakan ikut wisata. Bisa juga untuk mengiklankan pariwisata kita," kata Agus.

Dia melanjutkan, ke depannya, 5G juga akan berguna untuk IoT, remote surveillance, dan lainnya.

Sementara itu President Director Smartfren, Merza Fachys mengatakan bahwa implementasi 5G di Indonesia bisa menjadi game changer di industri telekomunikasi.

Manfaat 5G bukan sekedar membuat pelanggan mendapat internet yang lebih cepat ketika nonton film, tetapi terkait dengan hal yang lebih besar bagi masyarakat dan industri. Adapun, untuk penggelaran 5G pertama di Tanah Air, yang diharapkan terjadi pada tahun depan, Smartfren masih mengkaji manfaatnya.

"Industri manufacturing sangat menanti kehadiran jaringan super cepat 5G. Kita semua tahu, Grup kami Sinarmas banyak sekali memiliki fasilitas pabrik dimana, banyak otomatisasi yang jika didukung dengan jaringan 5G akan berjalan lebih sempurna," ungkap Merza.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA