https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   03 July 2021 - 05:05 wib

Masalah Software, Porsche Segera Recall Taycan

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Washington DC - Porsche tengah mempersiapkan penarikan unit untuk perbaikan, atau biasa disebut recall, terhadap mobil listrik Taycan karena masalah perangkat lunak yang tiba-tiba masuk ke mode darurat.

Recall tersebut akan diumumkan secara resmi dalam beberapa hari mendatang, dan masih menunggu dan mengikuti penyelidikan yang diluncurkan oleh Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) pada Mei lalu atas adanya laporan kendaraan dapat hilangnya daya secara tiba-tiba.

Mengutip CarsCoops, investigasi dari NHTSA menunjukkan bahwa Porsche Taycan bisa kehilangan tenaga 'saat bergerak dengan kecepatan berapa pun tanpa peringatan kepada pengemudi'.

Regulator keselamatan AS itu mengatakan bahwa terdapat 12.146 kendaraan terlibat dalam penyelidikannya, meskipun Porsche membantah bahwa mereka belum benar-benar menjual banyak Taycan di AS pada saat itu.

Bagaimanapun, jika Porsche akhirnya melanjutkan proses recall, itu tidak akan menjadi yang pertama untuk berjuang dengan perangkat lunak di mobil listrik barunya. Polestar juga menghadapi masalah perangkat lunak yang menyebabkan all-electric 2 menjadi batal.

Tesla pun baru-baru ini menarik 285.000 unit kendaraan di China karena masalah cruise control yang katanya dapat diperbaiki dengan pembaruan perangkat lunak over-the-air.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Proses Parkir Porsche Taycan Kini Bisa Dikontrol dari Smartphone

Pabrikan mobil sport Jerman, Porsche, baru saja memperkenalkan update terbaru dari teknolo
berita-headline

Viral

Targetkan Pasar Asia Tenggara, Porsche Siap Rakit Mobil di Malaysia

Produsen mobil sport Jerman, Porsche, mengumumkan akan segera mendirikan pabrik perakitan di Mala
berita-headline

Inersia

Ekspansi ke Sektor Otomotif, Xiaomi Daftarkan Unit Bisnis EV

Salah satu raksasa teknologi China, Xiaomi, dilaporkan telah menyelesaikan pendaftaran unit bisni