https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   06 July 2021 - 00:00 wib

Tokopedia Tindak Penjual Obat COVID-19 Lebihi HET

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Jakarta - Tokopedia memastikan komitmen mereka dalam penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia dengan langkah siap menindak tegas penjual obat penanganan COVID-19 yang melebihi batas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Hal itu pun sejalan dengan dikeluarkan patokan HET dari Kementerian Kesehatan terkait 11 obat yang digunakan untuk mengobati pasien yang terpapar virus SARS-CoV-2 itu.

"Selama ini, Tokopedia juga sudah menetapkan kebijakan pengendalian harga dan menindak tegas penjual yang memasang harga produk di atas kewajaran. Kami pun terus mengimbau penjual untuk bersama menjaga harga, juga kepada masyarakat untuk tidak melakukan upaya penimbunan," kata CEO Tokopedia William Tanuwijaya, dalam keterangan tertulisnya.

Dia menyebutkan bahwa pihaknya sejak awal pandemi COVID-19 konsisten memastikan seluruh masyarakat Indonesia memiliki akses merata terhadap produk kesehatan.

Tokopedia telah menutup permanen toko-toko dan melarang tayang produk yang terbukti melanggar sejak tahun lalu. Meski marketplace ini bersifat user generated content (UGC) atau artinya setiap pihak dapat melakukan pengunggahan produk di Tokopedia secara mandiri.

Aksi kooperatif pun terus dilakukan agar setiap aktivitas dalam platform Tokopedia tetap sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Jika ada penjual yang terbukti melanggar, baik syarat dan ketentuan platform maupun hukum yang berlaku, Tokopedia berhak menindak tegas dengan melakukan pemeriksaan, penundaan atau penurunan konten, banned toko atau akun, serta tindakan lain sesuai prosedur," tegas William.

Tokopedia di sisi lain memiliki kebijakan produk apa saja yang bisa diperjualbelikan di aturan penggunaan platform Tokopedia bagian K.

Tokopedia juga memiliki fitur Pelaporan Penyalahgunaan. Masyarakat bisa melaporkan produk atau toko yang melanggar aturan melalui fitur tersebut.

Sebelumnya, pada Jumat pekan lalu (2/7/2021), Kementerian Kesehatan mengeluarkan keputusan Nomor HK.01/07/MENKES/4826/2021 tentang HET untuk 11 obat penanganan COVID-19, termasuk di dalamnya Avigan, Remdesivir, Immunoglobulin, dan Ivermectin.

"HET berlaku di apotik, instalasi farmasi, rumah sakit, klinik dan faskes seluruh Indonesia. Keputusan ini untuk memastikan masyarakat bisa membeli obat dengan harga terjangkau. Pihak yang melanggar akan ditindak tegas," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan munculnya aturan itu.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Studi: Ekonomi UMKM Lebih Tumbuh Merespons Pandemi

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diyakini berperan dalam pemulihan ekonomi di masa krisis,
berita-headline

Viral

Pasokan Obat-obatan dan Peralatan Medis dari WHO Tiba di Afghanistan

Pasokan obat-obatan dan peralatan medis dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tiba di Afghanistan
berita-headline

Inersia

Produk Fesyen Muslim Lokal Laris Manis di Tokopedia

Produk fesyen muslim buatan pegiat usaha lokal disambut antusiasme tinggi oleh masyarakat. Hal it
berita-headline

Inersia

Manfaatkan Kemudahan Teknologi untuk Biaya Pendidikan

Saat ini, pendidikan mulai bertransformasi dari konvensional ke digital, seperti penggunaan tekno
berita-headline

Inersia

Ini Program Promo Tokopedia Sambut Ultah ke-12

Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia di tahunnya yang ke-76, platform belanja daring Toko