https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   07 July 2021 - 14:14 wib

Bukalapak Jaga Harga Jual Tabung Oksigen

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Jakarta - Lonjakan kasus COVID-19 yang terjadi di Indonesia beberapa waktu belakangan ini mengakibatkan tingginya permintaan masyarakat terhadap tabung oksigen maupun oksigen portable.

Sejalan dengan imbauan pemerintah agar harga alat-alat kesehatan --termasuk tabung oksigen-- tetap terjangkau oleh masyarakat yang membutuhkan, Bukalapak berkomitmen untuk menjaga ketersediaan dan harga produk-produk ini di platform marketplace-nya demi membantu mengatasi pandemi COVID-19.

AVP Marketplace Quality Bukalapak Baskara Aditama menyebut bahwa pada pekan ini tabung oksigen dan oximeter termasuk dalam barang-barang yang meningkat transaksinya sebanyak dua kali lipat dibandingkan dengan pekan lalu.

"Untuk mengantisipasi hal ini, kami secara rutin memantau harga pasaran untuk barang-barang ini agar bisa menjaga harga yang ditetapkan oleh para penjual di Bukalapak selalu dalam batas wajar, sehingga masyarakat bisa mendapatkannya dengan harga terjangkau," ujar dia dalam keterangan tertulisnya kepada INILAHCOM, Rabu (7/7/2021).

Menurut Baskara, seluruh penjual yang menetapkan harga di luar batas ini demi meraup keuntungan dan menghalangi akses masyarakat pada penggunaan alat-alat kesehatan, termasuk tabung gas, akan ditindak tegas dengan cara segera menurunkan produk tersebut dari marketplace dan memberikan label pelanggaran kepada penjual.

"Pada dasarnya kami memperbolehkan seluruh penjual menetapkan harga dan strategi penjualan masing-masing. Namun, mereka harus selalu mematuhi aturan yang berlaku baik di Bukalapak maupun secara hukum. Menjual barang dengan harga yang tidak sesuai juga termasuk di dalam pelanggaran yang kami tetapkan, sehingga tentunya akan kami tindak," tegas Baskara.

Para pengguna Bukalapak yang menemukan penjualan barang-barang lain terkait penanganan COVID-19 dengan harga tidak normal juga bisa berpartisipasi dengan cara melaporkan via BukaBantuan.


 

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

Tidak Ada Berita yang Relevan