https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   15 July 2021 - 00:00 wib

Mobil Listrik Rivian Siap Masuk Eropa Awal 2022

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Irvine - Produsen mobil listrik AS Rivian akan mulai menjual model-model kendaraan listrik mereka di Eropa pada awal 2022.

"Kami berencana untuk memperluas penjualan ke Eropa di awal 2022!," tulis email yang dibagikan oleh Rivian Owners Forum yang dikutip dari CarsCoops.

Email tersebut dibagikan kepada calon-calon pelanggan di Eropa. Rivian juga akan memulai pengiriman unit kepada pelanggan mereka yang berada di AS pada akhir bulan ini, dan untuk pasar Kanada mereka akan mengirimkan pada November mendatang.

Meski demikian, email yang beredar itu tidak menyebutkan apakah model R1T dan R1S yang akan dipasarkan. Dengan demikian, pasar untuk truk pikap jauh lebih kecil di Eropa ketimbang di pasar Amerika Utara, jadi akan menarik untuk melihat apakah pikap R1T akan dijual bersama SUV R1S.

Pada akhir 2020 lalu, pendiri yang juga CEO Rivian, RJ Scaringe, mengonfirmasi bahwa perusahaan akan membuat model yang lebih kecil yang ditujukan untuk pasar China dan Eropa.

"Untuk benar-benar menskalakan pasar tersebut saat kami menghadirkan produk lanjutan, memiliki jejak produksi di luar AS akan menjadi penting," kata dia.

"Kami tidak akan serius membangun perusahaan mobil jika kami tidak memikirkan China dan Eropa sebagai pasar penting dalam jangka panjang," tambah Scaringe.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Badan Obat Eropa Selidiki Peradangan Langka Usai Vaksin COVID-19

Badan Pengawas Obat Eropa atau European Medicines Agency (EMA) mengatakan akan menyelidiki risiko
berita-headline

Viral

Witan Sulaeman Lanjutkan Karir di Eropa, Gabung Lechia Gdansk

Pemain muda Indonesia, Witan Sulaeman melanjutkan kariernya di Eropa. Kini dia telah resmi bergab
berita-headline

Inersia

Langgar Aturan Privasi, WhatsApp Kena Denda Rp3,8 Triliun

Platform pesan instan WhatsApp dikenakan sanksi berupa denda sebesar 225 juta euro atau sekitar R