https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   18 July 2021 - 07:07 wib

Presiden AS: Medsos 'Bunuh' Orang dengan Hoaks

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Washington DC - Presiden AS Joe Biden menyatakan media sosial seperti Facebook 'membunuh orang-orang' karena mengizinkan misinformasi soal virus corona beredar.

"Mereka membunuh orang-orang... Lihat lah, satu-satunya pandemi yang kita alami berada di orang-orang yang tidak divaksin. Mereka membunuh orang-orang," kata Biden di Gedung Putih, menjawab pertanyaan tentang misinformasi, dikutip dari Reuters.

Hoaks terkait COVID-19 sering ditemukan di media sosial antara lain Facebook, Twitter, dan YouTube. Peneliti dan pengambil kebijakan berulang kali menuduh Facebook gagal mengatut konten berbahaya yang beredar.

Facebook menyatakan mereka sudah memiliki aturan soal klaim yang salah tentang vaksin dan COVID-19 dan sudah memberikan informasi yang terpercaya untuk topik tersebut.

"Kami tidak akan terdistraksi oleh tuduhan yang tidak didukung fakta. Faktanya, lebih dari 2 miliar orang menonton informasi resmi tentang COVID-19 dan vaksin di Facebook, lebih banyak dibandingkan tempat lainnya di internet," kata juru bicara Facebook Kevin McAlister.

"Lebih dari 3,3 juta orang Amerika juka menggunakan perangkat untuk menemukan di mana dan bagaimana cara mendapatkan vaksin. Faktanya menunjukkan Facebook membantu menyelamatkan nyawa. Titik," lanjut dia.

Sementara Twitter dan YouTube tidak memberikan komentar atas isu ini.

Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki juga mengkritik Facebook.

"Tentu, ada langkah yang sudah mereka ambil. Mereka perusahaan swasta. Ada langkah-langkah tambahan yang bisa mereka ambil. Jelas bahwa ada lebih banyak yang bisa diambil," kata Psaki.

Dia menyatakan ada 12 orang yang bertanggung jawab terhadap lebih dari 65 hoaks tentang vaksin yang beredar di media sosial, mengutip data dari Center for Countering Digital Hate pada Mei lalu. Namun, pihak Facebook meragukan metode penelitian tersebut.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Kanal

Era Jurnalisme Digital di Tengah Disrupsi dan Solusi

Jika kita ke sebuah acara apakah itu peristiwa budaya, ekonomi, politik atau sekedar jumpa pers
berita-headline

Viral

Polda Metro Jaya Terima Laporan Hoaks Terkait Megawati Sakit

Polda Metro Jaya menerima laporan dari anggota DPR Henry Yosodiningrat terkait dua akun media sos
berita-headline

Viral

Peran Pers Intens Tangkal Isu Hoaks Saat Pandemi

Dewan Pers mendorong pers intens mengambil peran dalam menangkal isu hoaks sesuai panduan yang ad
berita-headline

Viral

Viral Video Detik-Detik Penyerangan Terhadap Ustaz Chaniago di Batam

Aksi penyerangan terhadap ustaz kembali terjadi. Video Ustaz Abu Sahid Chaniago diserang ketika m
berita-headline

Viral

Studi: Interaksi Hoaks di Facebook Lebih Banyak Ketimbang Berita

Hasil studi terbaru dari Universitas di AS dan Prancis menunjukan misinformasi memiliki keterliba