Poppy Dharsono Mengadu, KPI Panggil 3 Infotainmen

AD
Oleh Aris Danu Cahyono
Senin 03 Desember 2012
share
Poppy Dharsono - inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memanggil 3 infotainmen atas pengaduan Poppy Dharsono terkait berita pemindahan makam almarhum Moerdiono dari TMP Kalibata ke Malang, Jawa Timur.

KPI memanggil 3 infotainmen, Was-was SCTV, Selebrita Pagi Trans7 dan Insert Siang TransTV pada 29 November 2012 lalu. Hasilnya, KPI menemukan beberapa indikasi lemahnya teknik pembuatan berita yang dilakukan ketiga infotainment tersebut.

"Solusi dari kami, pihak terlapor dalam hal ini SCTV, Trans 7, dan Trans Tv yang kebetulan tayangannya diproduksi Indigo Production agar membuat slot hak jawab untuk Poppy Dahrsono. Selebihnya tinggal pihak pelapor dan terlapor berunding," ujar Nina Muthmainah, Ketua Komisi Bidang Penyiaran KPI melalui telepon seluler, Senin (3/12).

Pemberitaan yang mengarah fitnah tersebut, juga disesalkan oleh Poppy. Desainer senior tersebut menilai pemberitaan dari berbagai infotainmen selama ini banyak bertentangan dengan Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS).

"Pemberitaan tersebut merugikan kami sebagai warga negara, karena melanggar prinsip jurnalistik dengan memuat berita yang tidak akurat, tidak berimbang, beritikad buruk, menghasut, menyesatkan, mencampuradukkan fakta, opini pribadi, dan memuat berita bohong serta fitnah atas kehidupan pribadi seseorang," kata Poppy ditemui di kawasan Senayan, Jakarta.

Sekedar mengingat, beberapa waktu lalu, Poppy diberitakan akan memindahkan makam mantan Mensesneg era orde baru tersebut, dari Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata ke makam keluarga di Malang, Jawa Timur. Pemberitaan tersebut membuat Poppy merasa dirugikan. Ia pun lantas melaporkan ke KPI. [aji]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA