Jaga Gula Darah

Perlu Diingat, Calhaj Jangan Jajan Sembarangan

SA
Oleh santi andriani
Jumat 20 September 2013
share
(Foto : inilah.com)

INILAH.COM, Jakarta- Para calon haji yang kebetulan menderita diabetes, makanan menjadi faktor yang tak kalah penting diperhatikan agar tidak menganggu kekhusyukan dan kelancaran beribadah karena gula darah meningkat.

Yang harus diperhatikan, para calon haji sebaiknya tidak jajan makanan sembarangan. Kepala Divisi Metabolik dan Endokrinologi Departemen Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo RSCM-FKUI, dr Em Yunir, SpPD, K-EMD mengatakan, sesi ibadah yang panjang sementara perut sudah mulai lapar, seringkali para calon haji memilih jajan untuk menganjel perut.

Saat pemilihan menu jajanan inilah yang sering diabaikan karena mungkin yang mudah dicari dan cepat dimakan.

"Seperti wukuf kan membutuhkan waktu yang tidak sebentar, misalnya ketika perut sudah lapar sementara catering belum datang, lalu jajan. Ini yang kurang diperhatikan, biar cepat lalu pilih fast food, padahal makanan itu tinggi kalori dan karbohidratnya, ini yang harus dicermati," kata dokter Em Yunir di Jakarta beberapa waktu lalu.

Karenanya dokter Yunir menyarankan agar sebaiknya calon haji membekali diri mereka dengan makanan cadangan atau cemilan yang mereka sudah paham betul berapa kandungan kalorinya. "Kalau misalnya kebutuhan kalori mereka 1.300 sehari, pilih cemilan yang dengan kalori yang dibutuhkan ," tandasnya.

Makanan yang bisa dipilih misalnya yoghurt atau kurma yang mudah dicari di sana. Namun kurma, dokter Yunir mengingatkan cukup lima butir dalam sehari. "Karena kurma itu kan gulanya simple sehingga bisa menyebabkan gula darah cepat meningkat, jadi sebaiknya cukup lima butir dalam sehari," tandasnya.

Yang tak kalah penting, sambung dokter Em Yunir adalah obat diabates mereka. Sering karena bersemangatnya untuk beribadah haji, obat lupa dibawa atau kurang.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA