Tantangan Gadget pada Anak Generasi Alfa

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Rabu 24 Juli 2019
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Penggunaan gadget yang masif oleh generasi milenial dilanjutkan generasi alfa, akhirnya membawa pengaruh pada pola pengasuhan dan karakteristik anak.

Mereka memang lebih kreatif dan mandiri, tetapi cendrung tidak sabaran dan tidak mengenal proses.

"Ada istilah yang namanya instant gratification. Jadi, anak-anak ingin segera dipuaskan. Kepingin apa, harus dapat sekarang. Alhasil, mereka jadi gampang bosan, ngambek, dan cranky," ujar Ajeng Raviando, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu, (24/07/2019).

Hal ini pun ditunjukkan dalam survei GueSehat. Sekitar 30,3 persen partisipan mengaku kalau karakter yang paling dominan dirasakan dari anak-anak mereka adalah tidak sabaran. Sedangkan 5,2 persen Ibu mengakui anak mereka cenderung individualis.

Selain tidak sabaran, kurangnya memahami proses juga membuat anak-anak generasi alfa memiliki empati yang lebih rendah, keterampilan sosial tidak terasah, dan kurang tangguh.

"Kalau orang yang memahami proses kan pernah salah, gagal, dan tahu kalau rasanya tidak enak. Dari kegagalan-kegalanan tadi, justru membentuk seseorang menjadi lebih banyak akal, tidak mudah menyerah, dan tidak mudah putus asa" jelas Ajeng.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA