Kemenkes Buka Suara

WHO Khawatir Indonesia Bersih Virus Corona Wuhan?

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Senin 10 Februari 2020
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Saat ini, Kementerian Kesehatan RI, masih menyatakan di Indonesia belum ada yang terjangkit virus corona (2019-nCoV).

Hal tersebut ternyata menuai banyak pertanyaan. Salah satunya adalah dari pihak World Health Organization (WHO) yang mengungkapkan belum ditemukan seorang yang confirm terhadap virus tersebut di Indonesia.

"Kami (WHO) prihatin Indonesia belum melaporkan satu kasus yang dikonfirmasi," ucap Dr Navaratnasamy, perwakilan WHO di Indonesia, seperti yang dikutip dari Sydney Morning Herald.

Terkait hal tersebut, dengan tegas Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto menjelaskan, Indonesia belum terdapat virus tersebut dan terus memeriksa terkait virus corona (2019-nCoV) di Indonesia.

"Jangan kecewa kalau kita enggak ada. Ini kan sedang meneliti karena ini virus baru yang sedang kita teliti," tegas Achmad Yurianto saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan, Senin (10/2/2020).

Masih menurutnya, pihak Kementerian Kesehatan tidak tinggal diam. Pihaknya terus memberikan laporan terkait kondisi keadaan virus corona (2019-nCoV) di Indonesia ke WHO.

Semua yang dijalankan selama ini, lanjut Yuri, sudah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh WHO. Melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes), hasil penelitian yang didapatkan langsung dilaporkan ke WHO, Messi hasilnya negatif.

"Seluruh pemeriksaan dari yang pertama sampai yang terakhir semuanya kita laporkan ke WHO," tambah Yuri.

Dia menjelaskan, semua spesimen yang diperiksa, kemudian akan dilakukan verifikasi oleh WHO.

"Itu untuk melihat akreditasi validitas pemeriksaan oleh laboratorium kita," ujar Yuri.

Dari hasil pelaporan seluruh spesimen dugaan novel corona virus di Indonesia pun dinyatakan tidak ada masalah oleh WHO.

"Alhamdulilah sampai sekarang masih tidak ada masalah. who juga mengatakan apa yang kita lakukan sudah benar," ungkap Yuri.

Menurut data Kementerian Kesehatan, hingga Minggu (09/2/2020) terdapat 62 spesimen yang diperiksa Balitbangkes.

"Ada 59 dinyatakan negatif dan tiga masih dalam tahap pemeriksaan," ujar Yuri. (tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA