Atasi Penyebaran Virus Corona (2019-nCoV)

WNI di Natuna Khawatir Tak Boleh Balik ke Wuhan

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Selasa 11 Februari 2020
share
Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Warga Negara Indonesia (WNI) yang diobservasi dari Wuhan, China, dan sedang menjalani karantina di Natuna, mulai khawatir ketika nanti akan bertemu keluarganya di rumah. Mengapa?

"Satu dua, mulai mengkhawatirkan kalau sudah ketemu keluarga di rumah, kira - kira boleh tidak balik lagi ke wuhan untuk kuliah. Kekhawatiran orang tua ini sudah mereka bayangkan," kata Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Senin, (10/02/2020).

Masih menurutnya, kekhawatiran tersebut bisa teratasi dengan adanya pendampingan dari psikolog. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, sejak awal masa karantina, sudah menyediakan tim psikolog untuk mesndampingi para WNI yang dievakuasi dari Wuhan dan sedang menjalankan karantina di Natuna.

"Ini lah yang membuat kita datangkan tim psikologi untuk memberikan pendampingan. Ini problelm dominan yang muncul di mereka, tentunya di luar gejala flu berat akibat nCoV (Novel Corona Virus)," tambahnya.

Memasuki hari kesembilan masa karantina 238 WNI yang dipulangkan dari Wuhan, China dilaporkan dalam keadaan sehat.

Mereka kerap menjalani masa karantina selama 14 hari Bersama tim dari Kementerian Kesehatan RI dan juga anggota TNI. (tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA