Ini Cara Wujudkan Cinta Kesehatan Lingkungan

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Kamis 05 Maret 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah bagi kelestarian lingkungan bukan perkara mudah.

Melalui GrabExpress Recycle, sebuah layanan baru yang tersemat langsung pada platform Grab, pengguna dapat dengan mudah mengirimkan sampah bernilai ekonomis, terutama botol dan gelas plastik, ke bank sampah terdekat.

Kemudian, sampah tersebut akan dibawa ke Recycling Business Unit (Unit Daur Ulang/RBU) milik Danone-AQUA untuk diproses menjadi bahan baku yang nantinya akan dibuat menjadi produk baru untuk digunakan dalam keperluan sehari-hari, misalnya botol plastik baru.

Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Danone-AQUA dan Grab dalam mendukung program pemerintah untuk mengurangi sampah plastik di laut hingga 70 persen pada 2025 dan diluncurkan dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional yang diselenggarakan setiap 21 Februari.

Menurut Laporan Indonesian Marine Debris Hotspots yang dirilis Bank Dunia, Indonesia menghasilkan 175.000 ton sampah dan sekitar 14 persen atau 24.500 ton per hari merupakan sampah plastik.

Sayangnya, 81 persen sampah di Indonesia tidak dipilah dan belum dikelola dengan baik sehingga sulit untuk didaur ulang dan dapat berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau justru terbuang ke laut.

"Sebagai pionir dalam penyediaan hidrasi yang sehat bagi masyarakat Indonesia dan pelestarian lingkungan, kami sangat berbahagia dapat bermitra dengan layanan terkemuka seperti Grab. Melalui kerja sama ini kami berharap untuk menjangkau lebih banyak konsumen serta mengedukasi mereka tentang pentingnya mengelola sampah sejak dari rumah. Sampah plastik sendiri merupakan permasalahan besar di Indonesia dan kita ingin mendorong lebih banyak orang untuk turut serta mengumpulkan, memilah dan mendaur ulang sampahnya," kata Corine Tap, Presiden Direktur PT Tirta Investama (Danone-AQUA), Jakarta, Kamis, (05/03/2020).

Kemitraan bersama Grab yang merupakan pengejawantahan komitmen #BijakBerplastik dalam hal pengumpulan, edukasi, dan inovasi kemasan ini dimaksudkan agar konsumen pun dapat menjadi bagian dari solusi untuk Indonesia.

Ridzki Kramadibrata, Presiden Grab Indonesia mengatakan, Grab memiliki visi baru yang ambisius, yaitu membantu masyarakat Indonesia untuk bergerak maju dengan menciptakan peluang ekonomi yang lebih besar, inklusi finansial, dan menyediakan layanan yang menjadi solusi bagi keterbatasan masyarakat sehari-hari.

"Demi mencapai ambisi tersebut, kami telah mengambil langkahlangkah penting, dimulai pada 2019, yaitu dengan menerapkan operasional yang ramah lingkungan dan berperan aktif dalam upaya-upaya pelestarian lingkungan di bawah payung komitmen #LangkahHijau untuk layanan transportasi kami serta gerakan pengemasan makanan yang ramah lingkungan. Para mitra pengemudi Grab terlibat aktif dalam kolaborasi ini dan berperan sebagai Pahlawan Lingkungan," papar Ridzki.

Para mitra pengemudi Grab bukan sekadar perantara dalam proses manajemen sampah sirkular ini, tetapi memegang peranan penting di dalamnya.

Para pengguna Grab perlu mulai memilah sampah plastik sejak di rumah untuk mengurangi dampaknya terhadap lingkungan. Setelah itu, mereka dapat memanfaatkan layanan GrabExpress Recycle di aplikasi Grab agar pengemudi dapat menjemput sampah tersebut.

Baik konsumen maupun pengemudi Grab yang terlibat dalam inisiatif ini akan memperoleh berbagai bentuk reward, mulai dari promo pesanantar sampai poin GrabRewards, serta tur sirkular bagi beberapa pengguna yang paling antusias, agar dapat lebih memahami masalah sampah di Indonesia. (tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA