AGMARI Peduli Guru SMK Melek Kemajuan Industri

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Senin 09 Maret 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Tidak jarang, saat ini masih banyak guru SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) yang terbentur dengan kemampuan menguasai kemudahan teknologi di dunka industri.

Bisa dikatakan, hampir diseluruh bidang industri membutuhkan tenaga pemasaran. Mereka direkrut bisa untuk memasarkan produk atau jasa. Untuk tenaga pemasaran setingkat lulusan sekolah menengah atas, peran lulusan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) mestinya bisa memegang peranan penting. Hanya saja, masalahnya masih banyak lulusan SMK lulusan jurusan pemasaran yang kualifikasinya belum sesuai dengan tuntutan yang diminta industri.

Melihat permasalahan ini, beberapa pribadi dan guru SMK berinisiatif mendirikan AGMARI (Asosiasi Guru Marketing Indonesia).

"AGMARI didirikan pada 6 Maret 2019, dan ini bukan hanya sebagai wadah silaturrahmi, tapi juga merupakan lembaga yang dapat berkontribusi untuk menambah kompetensi, profesionalisme dan wawasan siswa-siswi dan guru-guru marketing, serta sebagai penyambung antara dunia akademis dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI)," ujar Dedy Budiman, Ketua Pembina dan Founder AGMARI. Pendirian AGMARI, tambah Pebriza Yanti, SE, M.Pd, Ketua AGMARI, didasari atas kepedulian pada guru-guru SMK Pemasaran se-Indonesia, baru - baru ini.

Untuk itu, AGMARI juga sudah bersinergi dengan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) seluruh Indonesia. AGMARI juga menyadari, bahwa untuk menciptakan SDM yang berkualitas dibutuhkan pendidik yang inovatif dan profesional.

Supaya dapat memenuhi perkembangan dunia industri, AGMARI juga telah menginisiasi SMK Jurusan BDP (Bisnis Daring dan Pemasaran). Ini lengkap dengan kurikulum akademis serta memfasilitasi kegiatan PKL (Praktek Kerja Lapangan) siswa-siswi di beberapa perusahaan.

Pelatihan Digital Marketing untuk guru-guru dan siswa SMK jurusan BDP juga sudah dilakukan AGMARI di beberapa kota, dan sudah mengkoordinir sertifikasi digital marketing dengan BNSP bagi guru-guru BDP.

Bekerjasama dengan Astra Otoshop, AGMARI juga telah mengadakan pelatihan Effective Educational Videos di 13 Kota untuk para guru BDP dan juga telah mengadakan program Company Visit untuk para guru BDP di beberapa perusahaan, diantaranya Astra Digital dan PT Videos.

Program ini dijalankan agar para guru BDP dapat memperoleh update dari Dunia Usaha di era digital dan untuk mengetahui kompetensi apa yang dibutuhkan oleh Dunia Usaha terhadap lulusan SMK khususnya jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran.

Saat ini AGMARI sudah terdaftar di Kementerian Hukum & HAM, dan diketahui dan didukung oleh Direktorat Pembinaan SMK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain itu, AGMARI juga didukung oleh para pembina dari kalangan dunia usaha, yang bisa memberikan masukan kepada para pengurus AGMARI dan guru-guru SMK BDP. Mereka: Dedy Budiman, Ketua Pembina sekaligus Founder AGMARI; Kemal Gani, Group Chief Editor SWA Media; Thomas Dragono, Direktur Fiber Star; Frinda, pemilik Jaringan Rumah Sakit Hermina; dan Trisya Suherman, CEO PT Louise and Chelsea Ind dan pemilik jaringan Bambu Spa.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA