Cegah COVID-19

Perangi Hoax Tentang Konsumsi Suplemen

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Jumat 27 Maret 2020
share
(Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Konsumsi suplemen saat ini banyak dilakukan orang untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Namun, ternyata banyaknya informasi hoax atau tidak benar yang beredar di masyarakat terkait konsumsi sumplement immuno - bosting membuat masyarakat resah.

SOHO Global Health menyatakan informasi yang beredar bahwa Imboost menyebabkan reaksi imun yang berlebihan terhadap virus sehingga ikut merusak organ tubuh adalah keliru atau hoax.

"Pesan yang telah beredar sejak 24 Maret 2020 tentang kontra indikasi penggunaan suplement Immuno-bosting pada pasien COVID-19 tidak memiliki rujukan klinis yang valid," papar DR. Raphael Aswin Susilowidodo, ST, M.Si, Vice President Research & Development and Regulatory SOHO Global Health, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Jumat, (27/03/2020).

DR. Aswin dan tim telah melakukan penelusuran sumber informasi tersebut termasuk ke website resmi Nutri Genetic Research Institue dan tidak menemukan sumber informasi yang jelas ataupun referensi pendukung terpercaya.

"Echinace purpurea yang terkandung dalam IMBOOST & IMBOOST FORCE memiliki manfaat sebagai immunomodulator, yang berarti Echinacea dapat mengatur kerja sistem imun tubuh," tambahnya.

Lebih lanjut DR Aswin menjelaskan Echinace purpurea memainkan fungsi yang dapat menyesuaikan kebutuhan tubuh ketika sehat dan ketika menderita infeksi.

1. Pada Tubuh yang Sehat

Menurut DR. Aswin, pada tubuh orang sehat Echinacea berperan meningkatkan pertahanan tubuh dengan meningkatkan kerja imun tubuh seperti fagositosis, natural killer cell yang diperlukan tubuh untuk mengeliminasi benda asing/patogen yang masuk seperti virus/bakteri.

"Echinacea juga berperan menyeimbangkan level sitokin di dalam tubuh," katanya.

Sitokin dapat berupa sitokin yang pro-inflamasi seperti IL-6 ataupun anti-inflamasi seperti IL-10, sehingga saat orang sehat mengalami inflamasi akut, Echinacea akan menginduksi pembentukan sitokin pro-inflamasi IL-6 untuk menandakan terjadinya infeksi, menginduksi kerja sistem imun untuk melakukan fagositosis, dan sekaligus juga menginduksi pembentukan sitokin anti-inflamasi IL-10 agar penandaan inflamasi tidak berlebihan dan juga menghentikan pembentukan IL-6.

2. Pada Tubuh yang Menderita Infeksi

DR. Aswin menjelaskan, pada tubuh orang yang menderita infeksi, peran modulasi Echinacea lebih ke arah untuk menghambat pembentukan IL-6, sehingga jumlah sitokin pro-inflamasi dapat dikurangi.

Pengurangan jumlah IL-6 tsb diperlukan guna menekan risiko terjadinya komplikasi pada infeksi tsb.

Apabila jumlah sitokin pro-inflamasi tidak dibatasi maka komplikasi yang terjadi dapat berupa badai sitokin yang dapat berakibat fatal.

Berdasarkan atas penjelasan tersebut, maka Echinacea aman digunakan dan tidak dikontraindikasikan untuk kasus infeksi salah satunya COVID-19.

Untuk pemakaian jangka panjang Echinacea menurut data studi terbaru, dinyatakan aman di konsumsi secara terus menerus selama 4 bulan.

"Kandungan Echinacea purpureaextract pada IMBOOST telah terbukti secara klinis dapat memodulasi sistem daya tahan tubuh dan mencegah penyebaran infeksi lebih lanjut. Sementara zinc picolinate berperanan aktif dan bekerja sinergis padasistem daya tahan tubuh," ujar DR. Aswin.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA