Atasi COVID-19

Tenaga Medis Harus Terus Dijaga

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Kamis 02 April 2020
share
(istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Tenaga medis menjadi orang yang paling berisiko tarpapar virus corona (COVID-19).

Meningkatnya pasien positif terinfeksi virus corona (COVID-19) setiap harinya mencapai penambahan di atas 100 kasus. Ini membuktiikan sebaran virus corona (COVID-19) masih tergolong tinggi.

Tenaga medis yaitu dokter, perawat, dan pekerja di rumah sakit sangat rentan trepanar virus tersebut. Karena itu, butuh pelindung diri agar bisa membentengi diri dari paparan virus COVID-19.

Melihat wabah yang menerpa Indonesia saat ini, Bakti Sosial Djarum Foundationturut ambil bagian dengan memberikan bantuan Alat Perlindungan Diri (APD) bagi tenaga medis di Kabupaten Kudus, Jawa Tengahuntuk penanganan pasien virus Corona atau Covid-19.

Bantuan senilai lebih dari Rp1,5 miliar ini diserahkan olehVice President DirectorDjarum FoundationF.X SupanjidanProgram Manager Bakti Sosial Djarum Foundation Purwono Nugrohokepada Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Kudus, Rabu (01/04/2020).

Purwonomengemukakan bantuan ini merupakan langkah nyata untuk turut berkolaborasi dan bersatu padu, bergotong royong, dalam sebuah gerakan memerangi Covid-19, seperti yang disampaikan oleh Presiden Jokowi.

Selain itu, sebagai wujud kepedulian untuk masyarakat dan lingkungan dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Oleh sebab itu,Purwonoberharap adanya bantuan Alat Perlindungan Diri (APD) ini dapat melindungi tenaga medis dalam menangani pasien baik yang suspect maupun positif Covid-19.

''Semoga para pahlawan kesehatan yang berada di garda terdepan dapat terlindungi dan lebih percaya diri dalam menangani pasien dengan adanya tambahan APD ini,''ucapnya.

Purwonomengungkapkan bantuan alat perlindungan diri meliputi Baju Coverall (500 pcs), Kacamata Goggle (400 pcs), Dental Protective Face (300 pcs), Masker N95 (4 ribu pcs), Masker Bedah (1.000 box), Sepatu Boot (400 pasang), Sarung Tangan (1.000 box), Penutup Kepala (5.000 pcs), Virus Transportation Media (VTM) atau alat untuk mengecek pasien yang diduga terinfeksi virus corona sebanyak (5.000 pcs).

Plt Bupati Kudus Hartopo menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan ini. Terlebih, saat ini para petugas medis kesulitan untuk mendapatkan APD lantaran tingginya kebutuhan.

''Perlengkapan APD itu akan dibagikan fasilitas Pelayanan perawatan Covid 19 termasuk Puskesmas yang dalam pelaksanaanya juga akan berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus,''jelas Hartopo.

Ia juga berharap masyarakat turut berperan aktif dalam menanggulangi penyebaran wabah tersebut, baik melalui langkah preventif di lingkungan kerja maupun pemberian bantuan dari berbagai pihak.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA