Bisakah Anak Menjadi Psikopat?

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Senin 06 April 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Sejak berita pembunuhan oleh seorang anak muncul, banyak yang memberikan label psikopat pada pelaku.

Istilah psikopat adalah terminologi umum untuk orang yang menunjukkan sifat-sifat, seperti kurang empati, memiliki penilaian diri yang tinggi, daya tarik superfisial, dan seringkali melanggar aturan atau norma-norma masyarakat.

Dokter spesialis kedokteran jiwa, dr. Fransiska Kaligis, Sp.KJ(K), dan Psikolog Theresia Michelle menjelaskan bahwa psikopat ini dikategorikan ke dalam gangguan kepribadian, biasanya disebut gangguan kepribadian antisosial.

Untuk menentukan seseorang punya gangguan kepribadian, diperlukan pemeriksaan komprehensif, banyak informasi terkait pelaku pembunuhan, dan pertimbangan yang matang sebelum ditentukan diagnosisnya.

Dalam ranah gangguan kepribadian atau tingkah laku yang lebih spesifik lagi, ada kategori yang disebut callous unemotional, yang ditandai dengan ketidakmampuan merasakan empati.

"Pada kondisi callous, seseorang tidak mampu merasakan perasaan orang lain atau tidak mampu berempati, cenderung dingin, dan tidak peduli pada apa yang dialami atau dirasakan oleh orang lain," ujar dr. Fransiska seperti yang dikutip dari siaran pers guesehat, Jakarta, Senin, (06/04/2020).

Orang yang memiliki kriteria callous tidak merasa bersalah ataupun menyesal ketika melakukan tindakan negatif terhadap orang lain.

Penyebab callous unemotional juga beragam, termasuk pola pengasuhan orang tua yang kurang kehangatan, cara mengajar yang terlalu keras serta koersif.

Kriteria callous unemotional seringkali ditemukan pada anak dengan gangguan kepribadian antisosial, termasuk psikopat.

Namun, untuk mendiagnosis gangguan kepribadian ataupun tingkah laku, perlu dilihat berapa lamakah kriteria-kriteria tersebut dimiliki.

Apakah gangguan yang dialami tersebut persisten dan berulang?

"Dokter baru akan melakukan diagnosis jika sudah berlangsung selama 12 bulan dan ciri-ciri kepribadian tersebut sudah terlihat sejak masa kecil dan remaja," tambahnya.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA