https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   28 April 2020 - 10:55 wib

Imunisasi di Puskesmas Saat Wabah COVID-19

INILAHCOM, Jakarta - Pemberian imunisasi pada anak harus tetap dilakukan meski wabah COVID-19 tengah melanda Indonesia.

Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan R Vensya Sitohang. Imunisasi harus tetap dilakukan sesuai Surat Edaran Pelayanan Imuisasi pada Anak selama Pandemi Corona Virus Disease 2019. 

"Imunisasi harus tetap dilakukan meski saat ini pandemi COVID-19 tengah melanda Indonesia. Ada beberapa tata cara yang bisa disimak ketika mengunjungi puskesmas untuk melakukan imunisasi," kata Vensya saat temu media melalui virtual meeting, Jakarta, Senin, (27/04/2020). 

Apabila kegiatan pelayanan imunisasi dilaksanakan di puskesmas, maka harus dilakukan dengan menjalankan prinsip social distancing, sebagai berikut:

a. Puskesmas mengatur pemisahan area pelayanan imunisasi dan pelayanan anak sakit

b. Puskesmas dapat juga mengatur jadwal atau hari khusus untuk pelayanan imunisasi agar terpisah dari pelayanan anak atau orang dewasa sakit

c. Pelayanan dilakukan dalam ruangan cukup besar dengan sirkulasi udara dua arah yang baik

d. Memastikan area tempat pelayanan imunisasi dibersihkan sebelum dan sesudah pelayanan sesuai dengan prinsip pencegahan penularan infeksi

e. Menyediakan wastafel dan sabun untuk mencuci tangan atau cairan disinfektan bagi orangtua pengantar dan yang lainnya sebelum masuk ke ruang tunggu dan area pelayanan imunisasi

j. Kader membantu mendata sasaran imunisasi agar waktu kunjungan ke Puskesmas dapat diatur dengan baik dan tidak menumpuk di ruang tunggu (jumlah maksimal orangtua atau pengantar dan sasaran menyesuaikan kapasitas ruangan dengan memastikan jarak minimal antar orang 1 meter)

g. Kader membantu memastikan bahwa sasaran imunisasi dan orangtua pengantar dalam keadaan sehat serta menghimbau agar bagi yang sakit untuk menunda waktu kunjungan ke
Puskesmas

h. Menyediakan ruang tunggu terpisah untuk orangtua/pengantar dan anak yang sudah disuntik untuk menunggu (selama 30 menit sesuai prinsip safety injection) dengan tetap menjalankan prinsip social distancing jumlah maksimal orangtua/pengantar dan sasaran menyesuaikan kapasitas ruangan dengan memastikan jarak minimal antar orang satu meter)

i. Mensosialisakan dan menjalankan prinsip universal precaution pencegahan COVID-19 seperti cuci tangan pakai air dan sabun, etika batuk bersin dan imbauan agar yang sakit tidak datang ke Posyandu

j. Petugas kesehatan menggunakan APD yang sesuai.(tka)
 

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

IXU

Peti Jenazah Covid-19 Dari Kardus Bisakah Dipakai?

Beredar video pendek mengenai peti mati bagi jenazah Covid-19 terbuat dari bahan kardus. Dalam ko
berita-headline

Viral

Hasil Riset: Imunisasi Anak Rendah Selama Pandemi

Hasil penelitian cepat yang dilakukan Kementerian Kesehatan dan UNICEF pada April 2020 menunjukka
berita-headline

Viral

Ini 10 Daerah di Indonesia Dengan Kasus Covid-19 Anak Terbanyak

Laporan riset IDAI menjabarkan distribusi regional kasus covid-19 pada anak, terlihat di 10 (sepu
berita-headline

Viral

Menilik Lonjakan Kasus Covid-19 di Singapura dan Australia

Singapura dan Australia adalah dua negara yang paling dekat dengan Indonesia. Kini, dua negar
berita-headline

Viral

Sudah 129 Orang Meninggal Akibat Wabah Meningitis di Kongo

Wabah meningitis di Provinsi Tshopo, Republik Demokratik Kongo, telah menewaskan 129 dari 267 ora