Peluang Besar dari Pariwisata Berkelanjutan

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Rabu 06 Mei 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Waketum GIPI yang juga anggota ISTC David Makes menjelaskan pariwisata berkelanjutan akan menjadi peluang yang sangat besar ke depan.

Hal tersebut terutama pascapandemi, karena selain menjadi kebutuhan wisatawan dari sisi investasi juga tidak terlalu besar.

Ia memberi contoh sungai-sungai di Venesia, Italia, yang biasanya dasar aliran sungai tidak pernah terlihat, namun kini menjadi sangat bening dan banyak ikan bahkan lumba-lumba yang masuk ke dalam area Venesia. Inilah yang harus dikapitalisasi ke depan.

"Tanpa harus melakukan reinvestment secara besar-besaran tapi mengkapitalisasi yang sudah ada di sekitar destinasi namun dengan sedikit sentuhan berkelanjutan maka bisa melahirkan pariwisata baru baik sebagai destinasi maupun sebagai sebuah produk pariwisata," kata David seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu, (06/05/2020).

Dia menambahkan, hal tersebut data terealisasikan dennen dibutuhkan pemimpin untuk dapat melahirkan yang disebut 'new normal' pariwisata.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas juga sependapat bahwa arah kebijakan pembangunan berkelanjutan menjadi peluang besar dalam menyambut pariwisata pascapandemi.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah siap dan memiliki program recovery pariwisata yang salah satunya dengan pendekatan pariwisata berkelanjutan.

"Tinggal bagaimana konsistensi daerah membuat regulasi. Misalnya kami membuat Perdes bagaimana sawah tidak boleh dibangun, kemudian di sekitar bandara juga tidak boleh dibangun dan seterusnya," kata Azwar Anas.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA