Detoksifikasi Bantu Lindungi Tubuh dari Penyakit

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Jumat 15 Mei 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Selama bulan Ramadhan, umat Islam diperintahkan untuk melaksanakan ibadah puasa.

Saat berpuasa, kita tidak makan dan minum selama lebih dari 12 jam. Perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuh kita selama berpuasa akan memberi tahu yang baik untuk kesehatan, asalkan selama puasa kita tetap memperhatikan pola makan yang sehat.

Berpuasa juga dapat memulihkan tubuh dan memperbaiki sel tubuh yang rusak di dalam tubuh, benarkah?

Lantas apa hubungan puasa dengan detoks tubuh? Secara singkat, detoks atau detoksifikasi berarti buang atau menghilangkan racun.

Detoksifikasi dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit dan memperbaharui kemampuan organ-organ tubuh Anda untuk menjaga kesehatan yang optimal.

"Hampir setiap saat tubuh kita terpapar oleh beragam racun, baik yang dihasilkan dari tubuh sendiri, dari lingkungan sekitar (polusi udara), maupun dari pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat misalnya konsumsi makanan yang diolah berlebihan, junk food, konsumsi alkohol," ungkap Nourmatania Istiftiani selaku Scientific dari FibreFirst, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Jumat, (15/05/2020).

Secara alami, tubuh manusia sebenarnya telah memiliki perlindungan sendiri dalam membuang racun-racun dalam tubuh.

"Organ detoksifikasi utama antara lain hati, ginjal, usus dan sistem pencernaan, serta kulit. Bagaimana puasa dapat membantu detoks? Saat berpuasa, tubuh tidak mendapat asupan makanan atau kalori lebih dari 12 jam dan proses peningkatan lemak akan meningkat," tambahnya.

Simpanan karbohidrat di tubuh berkurang, jadi tubuh akan mengubah lemak menjadi energi untuk memulihkan aktivitas kita selama berpuasa.

Racun yang ada di dalam tubuh akan disimpan ke dalam sel lemak. Jadi kompilasi lemak meningkat karena berpuasa, racun-racun yang disimpan dalam lemak juga akan dipecah dan dikeluarkan dari tubuh.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA