Suplemen Selain Vitamin C Ini Bisa Tingkatkan Imun

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Rabu 03 Juni 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Terkait Covid 19, Astaxanthin dapat memainkan peran utama regulasi respon imun, penurunan regulasi komponen proinflamasi dan mempertahankan stres oksidasi, menghasilkan pengurangan badai sitokin.

Astaxanthin juga dapat memberikan dukungan untuk pasien dengan ALI (Acute Lung Injury)/ARDS (Acute respiratory distress syndrome) dan yang terkait komplikasi.

VP Research & Development SOHO Global Health DR. Raphael Aswin Susilowidodo, M.Si, Asthin series merupakan rangkaian suplemen kesehatan yang mengandung Astaxanthin sebagai sumber antioksidan. Suplementasi Asthin sering digunakan sebagai terapi suportif yang berfungsi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.

"Asthin mengandung bahan aktif natural Astaxanthin yang berasal dari mikroalga spesies Haemustococcus pluvalis. Sebagai salah satu senyawa golongan karotenoid, astaxanthin memiliki potensi antioksidan yang sangat kuat," ucapnya saat diskusi media bersama ASTHIN, Jakarta, Rabu, (03/06/2020).

Potensi antioksidan Astaxanthin adalah 6000x lebih kuat bila dibandingkan dengan vitamin C, 500x lebih kuat bila dibandingkan dengan vitamin E, 550x lebih kuat bila dibandingkan dengan EGCG (kandungan pada teh hijau), 800x lebih kuat bila dibandingkan dengan Coenzyme Q10 & 75x lebih kuat bila dibandingkan dengan asam -lipoat. (Govind, 2016; Ekpe,2018).

Potensi antioksidan dapat didefinisikan sebagai kemampuan suatu zat/senyaw/molekul untuk menetralkan radikal bebas. Antioksidan diperlukan tubuh guna melindungi berbagai molekul seperti protein dan lipid, hingga ke tingkat selular dan organ dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Secara umum, mekanisme perlindungan dari antioksidan adalah melalui penstabilkan radikal bebas yakni dengan melengkapi kekurangan pasangan elektron pada radikal bebas sehingga mampu menghambat reaksi rantai pembentukan radikal bebas.

Keunikan struktur astaxanthin dan juga potensi antioksidan-nya yang besar memungkinkan astaxanthin mampu melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif. Selain meningkatkan daya tahan tubuh.

Asthin Force dapat digunakan untuk (Ekpe, 2018): Memperbaiki sirkulasi darah dengan memelihara kelenturan sistem pembuluh darah; Mengurangi risiko stroke bagi penderita hipertensi,diabetes dan kolesterol dengan mencegah pembentukan arterosklerosis; Mencegah terjadinya peptic ulcer; Mengurangi kelelahan mata akibat akomodasi mata yang berlebihan; Mengurangi risiko penuaan dini; dan Meningkatkan kelembaban dan elastisitas kulit sehingga mampu membantu mengurangi kerut, keriput dan jerawat pada kulit.

Dari berbagai penelitian in vitro, in vivo dan uji klinis, astaxanthin memiliki efek imunomodulasi, anti-inflamasi, dan antioksidan.

Efek imunomodulasi astaxanthin sebagai ajuvan pada Covid-19 dapat melalui modulasi respon imun seperti neutrofil, limfosit, sel T, macrofag dan natural killer sel.

Modulasi terhadap respon imun,sitokin inflamasi dan juga kondisi oksidatif, sangat berperan dalam pengendalian patogensis dari Covid-19 yakni dengan mencegah terjadinya badai sitokin.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA