Hadapi Pandemi COVID-19 New Normal

Tiga Kandungan Ini Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Rabu 01 Juli 2020
share
Istimewa

INILAHCOM, Jakarta - Menghadapi situasi kenormalan baru di tengah pandemi COVID-19 harus diimbangi dengan daya tahan tubuh maksimal.

Karena itu, PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui divisi Kalbe Consumer Health dengan produk Health & Happiness (H2) Cordyceps militaris menyelenggarakan edukasi kesehatan memperkuat daya tahan tubuh dengan tema "Tangguh Hadapi New Normal, jaga daya tahan tubuh dengan suplemen berbahan alami H2 Cordyceps militaris".

Tema ini diangkat untuk lebih mengoptimalkan kesadaran masyarakat Indonesia untuk tetap waspada terhadap COVID-19.

Dalam edukasi kesehatan menghadirkan narasumber Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., selaku Guru Besar Fakultas MIPA dan Pakar Biomolekuler Universitas Brawijaya, Malang dan dr. Moh. Adib Khumaidi, SpOT Ketua Persatuan Dokter Emergensi Indonesia/PDEI serta dr. Helmin Agustina Silalahi selaku Medical Manager Kalbe Consumer Health PT Kalbe Farma Tbk.

"Kalbe berkomitmen mendukung upaya pemerintah menanggulangi COVID-19 di era new normal, melalui inovasi obat herbal untuk membantu memperkuat daya tahan tubuh," ujar dr. Helmin Agustina Silalahi, Medical Manager Kalbe Consumer Health PT Kalbe Farma Tbk, Jakarta, Rabu, (01/06/2020).

Melalui produk H2 Cordyceps militaris, pihaknya melakukan inovasi untuk perkembangbiakan jamur yaitu melalui metode kultur jaringan.

Dengan metode ini, jamur dapat lebih cepat dipanen (hanya 2 bulan sementara jamur liar bisa mencapai 12 bulan atau lebih) namun stabilitas kandungan bahan aktif dan hieginitas produk tetap terjamin serta bebas kontaminasi.

"Akibatnya harga produk ini lebih bisa terjangkau masyarakat. Selain itu produk H2 Cordyceps juga dapat menjadi imunomodulator yang menjaga keseimbangan sel imun karena mengandung imunostimulan (untuk memperkuat sistem imun) dan sekaligus mengandung imunosupresi (untuk menekan reaksi sistem imun yang berlebih). Itulah sebabnya H2 Cordyceps militaris menjadi salah satu produk unggulan kami di era new normal," lanjut dr. Helmin.

Pada era new normal ini, masih banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa ancaman tertular virus COVID-19 masih ada.

Hal ini disebabkan karena mereka abai untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Selain itu kesadaran untuk memperkuat diri dengan meningkatkan daya tahan tubuh juga masih rendah," ujar dr. Moh. Adib Khumaidi, SpOT, Ketua Persatuan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI).

"Kita harus memastikan daya tahan tubuh kita kuat sebelum kita keluar rumah, dengan cara konsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, istirahat yang cukup dan jika diperlukan konsumsi suplemen penunjang daya tahan tubuh," lanjut dr. Adib.

Dalam kajian yang dilakukan, Jamur Cordyceps militaris merupakan salah satu bahan natural terbaik untuk memperkuat imunitas tubuh.

"Karena mengandung cordycepin, adenosin dan polisakarida," ujar Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., Guru Besar Fakultas MIPA dan Pakar Biomolekuler Universitas Brawijaya, Malang.

Ketiga kandungan tersebut menjadi paket komplit yang membuat jamur Cordyceps militaris berpotensi sebagai antivirus dan untuk meningkatkan daya tahan tubuh pasien COVID-19.

"Selain itu, beberapa referensi juga menyebutkan karena kandungan adenosinenya, jamur Cordyceps memiliki potensi untuk mengurangi gejala sesak atau ganguan pernafasan," tambah Prof. Widodo.

"Saat ini kami sudah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk terus melengkapi data efikasi dan keamanan produk H2 Cordyceps. Selain bukti-bukti empiris dan penelitian yang sudah dilakukan terhadap jamur Cordyceps di luar negeri, kami juga sudah melakukan uji preklinik dan keamanan produk H2 Cordyceps militaris ini dengan universitas di Surabaya dan analisis Bioinformatika dengan Prof. Widodo dari Universitas Brawijaya. Tidak berhenti disitu, saat ini sedang dilakukan uji klinik untuk lebih melengkapi data ilmiahnya. Data efikasi dan keamanan produk H2 Cordyceps militaris ini akan terus kami lengkapi," tambah dr. Helmin.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA