Kolaborasi dengan Yellow Claw

Kontes Musik Elektronik EMPC 2020 Kembali Digelar

IN
Oleh inilahcom
Jumat 10 Juli 2020
share
(foto: istimewa)

INILAH.COM, Jakarta -Sukses dengan edisi pertama yang digelar tahun lalu, ICEPERIENCE.ID kembali menyelenggarakan kontes Electronic Music Producer Contest (EMPC) 2020.

Menariknya, pada penyelenggaraan tahun ini ICEPERIENCE.ID berkolaborasi dengan Barong Family, record label yang bermarkas di Amsterdam, Belanda.Perusahaan rekaman yang berdiri pada 2014 akan mengirimkan Yellow Claw, duo DJ yang masuk top 100 DJ dunia versi DJmagz. Nantinya, Yellow Claw bakal duduk dikursi juri bersama DJ papan atas Indonesia yakni Winky Wiryawan, Dipha Barus, dan Eka Gustiwana.

Perwakilan ICEPRIENCE.ID, Diopsaputra, mengatakan kolaborasi dengan Barong Family dalam EMPC 2020 merupakan komitmen ICEPERIENCE.ID agar para peserta dapat mengetahui standar musik elektronik dunia.

"Kami merasa Barong Family cukup mengenal budaya Indonesia. Dan kami juga gembira karena Barong Family mengutus Yellow Claw sebagai juri di EMPC 2020. DJ yang masuk top 100 Dj di dunia ini memiliki 4,2 juta monthly listener dan 900 ribu follower di Spotify. Sehingga kami berharap kehadiran Yellow Claw di EMPC 2020 bisa memberi insight yang berharga bagi para peserta, yang akhirnya para produser musik elektonik di Tanah Air dapat mengupgrade kemampuan bermusik hingga ke panggung musik dunia," kata Diop dalam teleconference virtual, Kamis (9/7/2020).

Pendaftaran EMPC 2020 dilakukan secara online melalui website www.iceperience.id mulai tanggal 13 Juli hingga 14 Agustus 2020. Setelah itu, dewan juri akan mengkurasi dan menyeleksi karya yang sudah disubmit oleh peserta hingga keluar 3 besar dan juara favorit. Selanjutnya, 1st winner EMPC 2020 akan mendapatkan kesempatan berkolaborasi menghasilkan karya musik dengan salah satu talent di bawah naungan record label Barong Family.

"Reward untuk 1st winner EMPC 2020 ini merupakan kesempatan berharga di mana pemenang dapat mengembangkan bakat yang dimiliki dan maju ke kancah internasional. Hal ini sesuai dengan tagline yang diusung oleh EMPC di tahun ini yaitu The Greatest Legacy sehingga diharapkan karya sang juara menjadi warisan besar di dunia musik elektronik Tanah Air. Sementara untuk pemenang lainnya akan berkolaborasi dengan local artist. Siapa mereka? Nantikan kejutannya selanjutnya," papar Diop.

EMPC pertama kali diselenggarakan pada 2019, di mana terdapat lebih dari 500 track yang disubmit peserta. Dari jumlah itu, dewan juri menyaring karya mereka dan lahirlah Doci sebagai 1st winner. Sebagai hadiah, Doci terbang ke Los Angeles Amerika Serikat untuk berkolaborasi dengan Sean Miyashiro (CEO 88Rising) dan Devinta Trista yang merupakan penyanyi berbakat pilihan 88rising.

EMPC 2020 merupakan bentuk konsinstensi ICEPERIENCE.ID melalui program "International Collaboration Experience" (ICE) yang senantiasa konsisten menyuarakan #localICEMovement terhadap kemajuan industri musik elektronik di Tanah Air. Sesuai namanya, #localICEMovement berupaya menjadi lokomotif untuk mewadahi para talenta lokal dalam menghasilkan karya yang lebih berkualitas sehingga dapat memperkuat ekosistem musik elektronik di Indonesia dengan harapan nantinya talenta-talenta lokal tersebut bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mampu berkiprah di level internasional.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA