Pandemi Covid-19

Sambut New Normal dengan Gaya Rambut Baru

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Rabu 22 Juli 2020
share
Istimewa

INILAHCOM, Bekasi - Mengubah gaya rambut bisa membangkitkan suasana hati seseorang.

Rasa bosan terhadap gaya rambut yang monoton bisa saja timbul secara tiba - tiba. Terlebih, di tengah pandemi covid-19 yang kini melanda Indonesia. Sekitar lebih dari tiga bulan lamanya, masyarakat melakukan aktivitas di rumah saga.

Kini, Pemerintah menerapkan transisi menuju kenormalan baru (new normal). Banyak orang memanfaatkan waktu tersebut, untuk keluar rumah sesekali demi memanjakan diri agar tidak mengalami stress.

Meski pandemi melanda dunia, tren gaya rambut terus berjalan. Begitu pun yang dilihat oleh Pemilik sekaligus Beautician H'VAR, Madame Cindy.

HVAR salon kecantikan dengan konsep high level yang terletak di kawasan Summarecon Bekasi, telah menawarkan rangkaian treatment rambut yang tren di tahun 2020. Salah satu teknik pewarnaan rambut yang ditawarkan berbeda dari lainnya yaitu airtouch.

Teknik pewarnaan tersebut ditemukan oleh hairstylist, Vladimir Sarbasev, dari Moscow-Rusia. Dan airtouch untuk kali pertama hadir di Indonesia tepatnya di Salon H'VAR.

Pemilik sekaligus Beautician H'VAR, Madame Cindy, mengikuti training langsung ke Moscow-Rusia dan telah mendapatkan sertifikat dari Vladimir Sarbasev.

Madame Cindy mengatakan di Indonesia hanya H'VAR yang bisa mengerjakan airtouch.

"Tak sedikit salon-salon di Indonesia yang mengklaim airtouch, padahal salon tersebut tidak memiliki sertifikat atau belajar langsung dengan Vladimir Sarbasev," ujar Cindy, Bekasi, Rabu, (22/07/2020).

Dia menegaskan, Airtouch tersebut belum ada di Indonesia.

"Yang bisa airtouch hanya di H'VAR saja. Banyak yang tidak bagus dan tidak sesuai hasilnya," kata Madame Cindy di H'VAR.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Madame Cindy bedanya airtouch dan balayage atau teknik pewarnaan lainnya terletak dari pengerjaannya sehingga hasilnya terlihat lebih natural bila dibandingkan dengan balayage.

"Airtouch gradasi warnanya terlihat lebih natural bila dibandingkan dengan balayage. Kalau balayage lebih ngeblok lebih terlihat highlight, kalau ini lebih babylight lebih natural. Jadi lebih kelihatan tidak dicoloring tapi ternyata coloring," ujar Cindy.

Proses pengerjaan airtouch memakan waktu hingga 6 jam karena melewati beberapa bagian yang membuat hasil airtouch tidak diragukan lagi.

Karena prosesnya yang sulit airtouch di H'VAR dibandrol dengan harga terjangkau dari Rp 3,5 juta - Rp 6 juta, tergantung dari panjang dan pendeknya rambut.

"Saya ingin memberikan awarnesse untuk customer-customer penikmat pecinta beauty salon jangan tergiur juga mungkin diluar sana menawarkan airtouch, tapi ternyata bukan, dengan memberikan harga yang murah banyak customer yang tergiur. Padahal airtouch ini pengerjaannya sulit hanya profesional yang bisa mengerjakannya," tutup Madame Cindy.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA