Hari Raya Idul Adha

Hindari Kolesterol, Batasi Makan Daging Berlebihan

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Kamis 30 Juli 2020
share
Istimewa

INILAHCOM, Jakarta - Idul Adha adalah salah satu perayaan hari besar umat muslim untuk memperingati peristiwa kurban.

Perayaan ini biasanya identik dengan berkumpulnya keluarga untuk makan-makan olahan daging kurban, biasanya seperti rendang daging, sate, gulai, tongseng, dan lain-lain.

Dikutip dari laman FibreFirst, makan olahan daging kurban dapat menyebabkan naiknya kolesterol dan berat badan karena jika dilihat dari kandungan gizinya, mengandung tinggi lemak, khususnya lemak jenuh, dan kolesterol dimana berat badan akan ikut mengalami kenaikan.

"Konsumsi makanan tinggi lemak dan kalori, seperti dalam hidangan Idul Adha juga berisiko meningkatkan kadar kolesterol darah," kata Nourmatania Istiftiani SKM selaku Scientific FibreFirst, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Kamis (30/07/2020).

Namun, bukan berarti kita tidak dapat mencegah peningkatan kadar kolesterol dan berat badan saat Idul Adha.

Ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi dan mencegah kedua hal tersebut, antara lain:

1. Pilih bagian daging dengan kandungan sedikit lemak

Pilih bagian daging yang mengandung sedikit lemak atau kamu dapat membuang lemak yang ada di daging kurban. Hindari juga mengonsumsi bagian jeroan, karena mengandung tinggi lemak dan kolesterol.

2. Porsi secukupnya

Perhatikan porsi atau jumlah daging yang dikonsumsi. Terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi kalori atau tinggi lemak juga akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada pencernaan yang umum terjadi pada hari raya, seperti refluks dan dispepsia.

3. Konsumsi cukup serat dari buah dan sayuran

Buah dan sayuran adalah sumber serat yang memiliki manfaat positif untuk kadar kolesterol. Konsumsi diet tinggi serat dapat menurunkan kolesterol hingga 10%.

"Konsumsi serat, khususnya serat larut air (seperti psyllium, pektin, beta glucan, dll), akan mengikat kolesterol yang ada di pencernaan dan mengeluarkannya bersama dengan feses. Konsumsi serat juga dapat membantu mengontrol berat badan, karena serat memberikan rasa kenyang dan akan difermentasi oleh bakteri pencernaan, membentuk asam lemak rantai pendek yang dapat meningkatkan pembakaran lemak serta mengurangi penyimpanan lemak", kata dr. Hilna Khairunisa M. Gizi, Sp. Gk.

Agar tetap bisa menikmati makan-makan di hari raya Idul Adha tanpa khawatir kolesterol dan berat badan naik, sebaiknya ikuti tips di atas.

Khusus untuk serat, jika dalam hari tersebut dirasa kamu tidak cukup mengonsumsi serat, kamu bisa minum suplemen serat rekomendasi seperti FibreFirst.

FibreFirst adalah suplemen kaya serat premium dan nutrisi dari ekstrak buah & sayuran untuk membantu memenuhi asupan serat harian dan menjaga kesehatan pencernaan.

"Konsumsi makanan yang tinggi kalori dan lemak dapat meningkatkan produksi racun dan menurunkan jumlah serta keragaman bakteri baik di pencernaan, oleh karena itu penting sekali untuk mengonsumsi serat yang cukup", lanjut dr. Hilna.

Selain pada hari raya, direkomendasikan untuk tetap konsumsi FibreFirst satu saset sebelum tidur setiap harinya untuk mendetoks atau membuang kotoran dan racun di pencernaan, sehingga nutrisi dapat terserap dengan optimal dan meningkatkan kesehatan pencernaan.

Selain itu, serat premium dalam FibreFirst juga dapat meningkatkan jumlah dan keragaman bakteri baik, membantu menurunkan kolesterol, serta mengontrol berat badan.

Secara nasional FibreFirst telah tersedia di 2200 lebih toko yang tersebar di 21 kota dan 19 provinsi di seluruh Indonesia, sehingga FibreFirst dapat kamu beli di toko buah, apotik, dan swalayan terdekat.

Lebih mudah lagi, FibreFirst bisa kamu pesan secara online di Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli. FibreFirst juga memiliki 30-Day Money Back Guarantee, yaitu jaminan pengembalian uang jika dalam 30 hari kamu tidak merasa puas dengan kualitas FibreFirst.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA