Ini Cara Sukses Berikan ASI

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Selasa 11 Agustus 2020
share
Istimewa

INILAHCOM, Jakarta - Salah satu periode penting dalam perjalanan seorang ibu adalah pemberian ASI. ASI adalah makanan terbaik untuk bayi dan diberikan secara eksklusif sampai usia enam bulan.

Meskipun menyusui adalah proses alami, tetapi prosesnya tidak selalu mudah. Survei yang dilakukan Teman Bumil menunjukkan, memberikan ASI menjadi hal yang menantang bagi para ibu, terutama yang baru pertama kali melakukannya.

Dalam survei bertajuk Kebiasaan Menyusui Ibu Milenial yang diadakan Teman Bumil pada 24 Juli hingga 4 Agustus 2020, ada 2.211 responden yang berpartisipasi.

Sebanyak 52,9 persen mengaku mengalami tekanan mental saat memberikan ASI. Lebih banyak daripada yang mengalami tekanan fisik seperti kelelahan karena harus begadang merawat newborn.

Tekanan mental yang dimaksud di antaranya, khawatir ASI kurang, tekanan dari orang sekitar, dan tidak percaya diri bisa memberikan ASI. Adapun masalah menyusui yang paling sering dialami adalah puting lecet 65 persen dan produksi ASI berkurang 47,4 persen.

Karena semua masalah ini, hampir semua ibu milenial dalam survei 98,7 persen mengakui membutuhkan dukungan dari orang terdekat, yakni suami, keluarga, dan lingkungan kerja. Tanpa dukungan, mustahil mereka bisa sukses mengASIhi.

Teman Bumil sangat mendukung proses mengASIhi ini. Bentuk dukungan Teman Bumil untuk ibu milenial yang tengah memberikan ASI antara lain dengan mengadakan konsultasi dengan pakar laktasi, mengadakan kelas online tentang ASI, hingga menyediakan informasi dalam bentuk artikel dan video tentang menyusui.

Dr. Ameetha Drupadi, pakar laktasi menjelaskan bahwa untuk sukses mengASIhi, para Mums harus mulai mencari informasi dan pengetahuan mengenai ASI sejak usia kehamilan 28 minggu.

Dengan mencari informasi, setidaknya Mums tahu pentingnya ASI dan menyusui, manfaat menyusui bagi ibu dan bayi, cara dan teknik menyusui yang benar, hingga cara melakukan IMD saat persalinan.

"Informasi bisa diperoleh melalui konsultasi ke klinik laktasi dan dokter laktasi, atau mencari informasi seputar menyusui di aplikasi Teman Bumil," jelas dr. Ameetha, Jakarta, Selasa, (11/08/2020).

Tema dari Pekan ASI Dunia 2020 adalah "Support breastfeeding for a healthier planet".

Menurut WHO, menyusui adalah awal terbaik bagi setiap anak dalam memulai kehidupannya. ASI tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, nutrisi dan emosional untuk anak-anak dan Mums, tetapi menjadi bagian dari sistem pangan berkelanjutan.

Dengan memberikan ASI, artinya membantu menyelamatkan bumi dari kerusakan lingkungan yang lebih berat.

"Dengan menyusui, Mums dapat menekan jumlah limbah kemasan yang mencemari bumi. Jadi teruslah semangat menyusui!" jelas dr. Ameetha.

"ASI merupakan salah satu hadiah paling bermakna yang Mums bisa berikan kepada buah hati. Namun, memberikan ASI kadang kala penuh tantangan. Teman Bumil berharap bisa mendampingi Mums selama perjalanan ini," kata Product Manager Teman Bumil, Stephanie Rengkung.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA