Geliat Kopi Indonesia Meroket di Luar Negeri

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Selasa 18 Agustus 2020
share
Istimewa

INILAHCOM, Bogor - Kopi menjadi salah satu minuman primadona di Indonesia. Ternyata, kopi Indonesia juga mendapat tempat di negara asing.

Direktur PT. UCC Victo Oro Prima, Victor Waskito Purwana, mengatakan Indonesia menjadi salah satu penghasil kopi terbaik di dunia. Karena itu, masih menurut Victor, dia terus menawarkan kopi terbaik dan menghasilkan kopi terbaik baik kopi biji, kopi bubuk maupun drip kopi di segmen kualitas tertinggi untuk hotel, restaurant, cafe dan juga keperluan industri.

"Kami berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan peningkatan mutu dalam menghasilkan kopi terbaik di dunia," kata Victor, Bogor, Selasa, (18/08/2020).

Masih menurutnya, saat ini produk kopi PT. UCC Victo Oro Prima yang telah beredar di antaranya adalah 8 Beans, Viktory, dan juga menyediakan konsep yang disesuaikan dengan permintaan dari kebutuhan bisnis pelanggan.

"Dengan adanya permintaan ekspor di tengah kondisi yang serba sulit seperti saat ini merupakan salah satu bukti eksistensi perusahaan dengan dukungan dari berbagai pihak sambil melakukan protokol kesehatan secara ketat," tambah Victor.

Salah satunya adalah dukungan pemerintah agar dunia usaha dapat semakin berkembang. Dukungan pemerintah yang telah dilakukan antara lain Direktorat Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian selalu memberikan asistensi dan membina perusahaan agar dapat terus berkembang.

Selanjutnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Kantor Pengawasan dan Pelayanan Tipe Madya Pabean A Bogor telah memberikan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor Industri Kecil dan Menengah (KITE IKM) kepada PT UCC Victo Oro Prima.

"Sama halnya dengan peran dari Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional dan Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri yang turut memfasilitasi dan membantu agar produk perusahaan dapat dikenal di luar negeri," tambahnya.

Kepala kantor Wilayah Jawa Barat ditjen Bea dan Cukai Bapak Saipulah Nasution menjelaskan, pihaknya terus mendukung industri dalam negeri. Dalam hal ini, ekspor produk kopi olahan milik UCC.

"Ini kami fasilitasi dan mendukung ekspor kopi," papar Saipulah.

Ekspor produk kopi olahan seperti yang dilaksanakan oleh PT. UCC Victo Oro Prima ini diharapkan dapat memotivasi perusahan kopi lain untuk menjual produknya baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri. Produk yang diekspor berupa roasted coffee beans dengan tiga varian kopi kintamani blend, kopi java blend dan kopi toraja blend dengan total volume ekspor sebesar 4,82 ton.

Selain untuk menghasilkan devisa, ekspor produk kopi olahan Indonesia juga menjadi barometer eksistensi produk kopi olahan nasional di pasar internasional.

"Kami pernah melakukan eksport ke wilayah Eropa, Korea, sekarang ke Tiongkok. Selanjutnya, kami memiliki target untuk eksport ke wilayah Timur Tengah," paparnya.

Dengan potensi pasar di dalam negeri dan luar negeri yang masih berkembang, kebijakan pengembangan industri pengolahan kopi antara lain melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia seperti barista, roaster, penguji cita rasa (cupper), peningkatan nilai tambah biji kopi di dalam negeri, dan peningkatan mutu kopi olahan utamanya kopi sangrai (roasted bean) melalui penguasaan teknologi roasting, pengembangan standar produk (SNI) dan standar kompetensi kerja (SKKNI).

Diharapkan di masa depan, Indonesia menjadi eksportir utama produk kopi olahan dan gaya hidup kopi di Asia dan dunia. (tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA