Cerita Cynthia Lamusu Melahirkan Berisiko

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Kamis 27 Agustus 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Celebrity Mama, Cynthia Lamusu menceritakan pengalaman mempersiapkan proses kelahiran caesar anak kembarnya.

Kehamilan Tatjana & Bima merupakan kelahiran berisiko mengingat kami menggunakan metode bayi tabung (IVF), kehamilan di usia 37 tahun dan janin kembar.

"Kondisi ini menjadi faktor risiko yang mengharuskan saya melahirkan secara caesar. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat kami menyambut kelahiran si kembar. Kami meningkatkan intensitas cek ke dokter agar kesehatan ibu dan anak terus terpantau. Kami juga mempelajari berbagai hal tentang persalinan caesar termasuk risiko imunitas yang lemah dan potensi alergi yang lebih tinggi pada anak," ujar Cynthia, Jakarta, Kamis, (27/08/2020).

Cynthia menambahkan bahwa dukungan yang baik dari pihak rumah sakit, suami, dan orang-orang terdekat membuatnya kuat dan mampu menghadapi tantangan dalam proses persalinannya. Anjuran dokter untuk melakukan tes potensi caesar merupakan pengetahuan dan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi hidupnya.

"Saya bersyukur diberkahi support system yang kuat dalam setiap proses dari kehamilan, melahirkan hingga merawat si kembar," tambah Cynthia.

Sebagai komitmen untuk mendukung kesehatan ibu dan anak di Indonesia, Nutriclub akan meluncurkan Tes Potensi Caesar untuk membantu orang tua mengenali faktor risiko kelahiran caesar sejak awal dan mempersiapkan yang terbaik untuk menyambut si Kecil.

"Kami percaya bahwa setiap anak, apapun metode kelahirannya, harus didukung agar siap dan tangguh menghadapi tantangan di masa depantermasuk tantangan imunitas bagi anak kelahiran caesar. Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melalui Nutriclub berharap dengan adanya kegiatan diskusi ini, lebih banyak orang tua dapat mengetahui secara lengkap informasi yang mereka perlukan dalam mempersiapkan kelahiran caesar dan khusus bagi orang tua dengan anak lahir caesar dapat mendukung komposisi mikrobiota sehat untuk mengoptimalkan sistem imunitas si Kecil," kata Arif Mujahidin, Corporate Communications Director Danone Indonesia.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA