Dampak Pandemi Covid-19

Konflik Rumah Tangga Hingga Berujung Perceraian

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Senin 31 Agustus 2020
share
Istimewa

INILAHCOM, Jakarta - Perceraian di masa pandemi covid 19 di Indonesia mengalami peningkatan secara signifikan di beberapa daerah. Mengapa demikian?

Belakangan ini ramai perbincangan di media social dan juga di media nasional mengenai maraknya istri menggugat cerai ke pengadilan agama di masa pandemi ini.

Kasus utama yang terjadi karena banyak suami yang terkena PHK, dan berdampak ke perekonomian keluarga sehingga menimbulkan konflik yang berujung gugatan perceraian dari pihak istri.

Data menunjukan pada Juni dan Juli 2020, jumlah perceraian meningkat menjadi 57 ribu kasus. Sekitar 80 persen kasus gugatan cerai yang ke pengadilan agama diajukan oleh pihak Istri.

Menurut M Agus Syafii selaku Konsultan Keluarga dan Juga Pemerhati Sosial, pada masa pandemi ini banyak suami yang kehilangan pekerjaan seningga masalah perekonomian menjadi gangguan yang serius dalam kehidupan rumah tangga yang berimbas kepada istri yang tanggung jawabnya bertambah besar untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang melebihi batas kesanggupan seorang istri.

"Terjadinya konflik rumah tangga yang tak terselesaikan yang berlarut-larut beranggapan bahwa perceraian adalah sebuah solusi," ujar Agus kepada media melalui pesan singkat, Jakarta, Senin, (31/08/2020).

Masih menurutnya, perceraian bukan solusi terbaik dalam menghadapi masalah rumah tangga. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut yaitu Konsultasi keluarga.

Pola terapi konflik keluarga yang digunakan adalah Dialogis Emansipatif.

Rumah Amalia hadir untuk membantu memberikan solusi konsultasi pasca pernikahan kepada pasangan yang akan menikah.

"Pasangan yang akan menikah pun bisa konsultasi melalui whatssapp atau telepon. Kemudian juga dapat datang ke lokasi dan itu free atau tidak di punggut bayaran .Dalam Perjalanan nya selama 14 tahun perjalanan rumah amalia concern pada konsultasi rumah tangga," tambahnya.

Agus Syafii juga berpesan kepada para pasangan suami istri, jangan pernah lelah untuk merawat rumah tangga karena berarti dapat merawat kemanusiaan kita.

"Cara kita merawat pernikahan dengan kasih sayang, tanggung jawab dan kesetiaan pada pasangan hidup menghindarkan kita dari perceraian," paparnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA