Utamakan Protokol Kesehatan

Wujudkan Wisata di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

MU
Oleh Mia Umi Kartikawati
Rabu 30 September 2020
share
Istimewa

INILAHCOM, Semarang - Pandemi covid-19 belum hilang dari Indonesia. Berada di tengah pandemi covid-19 dan melaksanakan kegiatan di rumah saja menjadi hal yang kini harus dilakukan.

Meski begitu, ada cara untuk tetap menikmati pariwisata di tengah pandemi covid-19. Ini bisa dilakukan dengan bijak ketika Anda sudah jenuh di rumah namun ingin menghabiskan waktu di luar.

"Menikmati perjalanan wisata boleh, namun harus benar - benar dengan ketat menerapkan protokol kesehatan," kata Koordinator Regional 1 Area 1 Kemenparekraf Taufik Nur Hidayat, Pada acara Pariwisata Jawa Tengah di Era Adaptasi Kebiasaan Baru di Kampung Laut, Semarang, baru - baru ini.

Dia menjelaskan, perlahan sektor pariwisata bangkit dari keterpurukan. Menurutnya, sektor pariwisata menjadi yang paling terdampak saat pandemi covid-19 melanda Indonesia.

"Pariwisata merupakan sektor paling berdampak sekali akibat virus corona karena orang takut melakukan perjalanan, pergerakan ke tempat wisata. Padahal DNA dari pariwisata adalah perjalanan. Bagaimana wisata mau bangkit, sementara orang takut, hotel tutup, restoran tutup, tenaga kerja di pariwisata di-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja)," ungkap Taufik.

Untuk membangkitkan sektor pariwisata Indonesia, Taufik menjelaskan masyarakat bisa berlibur di tengah pandemi dengan berbagai cara. Salah satunya adalah melakukan perjalanan staycation. Ini bisa dipilih karena bisa dilakukan di sekitar rumah.

"Ini bisa dilakukan di sekitaran rumah, misalnya ke restoran dekat rumah atau di mall sekitaran rumah, dan juga hotel," tambah Taufik.

Setelah staycation, para pecinta wisata bisa melakukan road trip. Misalnya, Anda dari Jakarta bisa melakukan perjalanan wisata ke Bandung, Jawa Barat, atau ke Semarang, Jawa Tengah. Meski begitu, harus tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Taufik menegaskan, destinasi yang menjadi tujuan para wisata dipastikan sudah berbasis CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, and Enviromental Sustainability).

Setelah kedua tahap tersebut bisa dijalani dengan baik, Anda bisa melakukan perjalanan inter island. Artinya, Taufik menambahkan tahap ini adalah perjalanan dalam satu pulau.

"Tetap, para pecinta traveling harus waspada dan meningkatkan protokol kesehatan ketika sedang berwisata," tegasnya.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA