Hilangkan Stres di Rumah

Empat Tips Bercocok Tanam saat pandemi

IN
Oleh inilahcom
Minggu 25 Oktober 2020
share
Istimewa

INILAHCOM, Jakarta - Aturan pembatasan sosial dan Work From Home (WFH) yang diberlakukan di masa pandemi covid-19 membuat masyarakat terbiasa menghabiskan waktunya dengan mengerjakan hal-hal positif dari rumah.

Salah satu hal positif yang sedang menjadi tren di masyarakat adalah berkebun dengan menanam sayuran.

Masyarakt memanfaatkan lahan yang ada di pekarangan rumah, balkon, maupun di rooftop, bahkan tidak sedikit dari mereka yang berlomba-lomba memamerkan tanaman miliknya di media sosial.

Merespon tingginya antusiasme masyarakat dalam berkebun di pekarangan rumah, microgreens kit yang berisi sayuran super mini menjadi banyak dicari masyarakat saat ini.

"Tren bercocok tanam yang sedang berkembang di masyarakat di tengah pandemi sekaligus memperkenalkan budidaya microgreens yang salah satu kelebihannya adalah waktu panen sayuran yang sangat singkat. Prakteknya pun sangat mudah sehingga bisa dilakukan oleh para new experiencers yang gemar mencoba hal baru terkait kegiatan berkebun," kata Managing Director EWINDO, Glenn Pardede, saat webinar di Jakarta, Minggu, (25/10/2020).

Gaya hidup sehat saat ini menjadi salah satu hal yang wajib dijalankan. Pandemi covid-19, menyadari masyarakat bahwa hidup sehat adalah modal utama untuk menghalau covid-19.

Bercocok tanam saat ini dinilai bisa menjadi terapi penghilang stress dan tekanan saat di rumah. Kegiatan yang biasa baanvak dilakukan orang di luar rumah, terhenti karena pandemi covid-19, sehingga beralih ke rumah.

Lantas apa saja tips bercocok tanam, khususnya untuk sayuran yang bisa dilakukan di rumah agar dinikmati hasilnya?

1. Siapkan lahan secukupnya

Memiliki lahan adalah modal utama untuk bercocok tanam. Setidaknya, untuk memelihara tanaman terlebih sayuran, Anda membutuhkan lahan yang cukup.

2. Pilih jenis sayuran yang tepat

Pikirkan terlebih dahulu, jenis tanaman sayur apa yang dibutuhkan atau yang disukai untuk ditanam. Misalnya, dalam microgreens kit terdapat beberapa jenis sayuran super mini, yaitu bayam hijau, bayam merah, timun, kangkung, dan sawi.

3. Perhatikan teknik budidaya

Memperhatikan teknik budidaya bercocok tanam sangat penting. Hal ini agar sayuran yang ditanam dapat memberikan hasil yang maksimal. Banyak belajar, mencari tahu dan menggali informasi dari berbagai komunitas sangat penting, agar memperkaya ilmu bercocok tanam.

4. Memiliki kesadaran tinggi untuk konsumsi sayuran

"Kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi makanan bergizi di tengah pandemi terus meningkat untuk menjaga sistem imunitas tubuh agar terhindar dari paparan Covid-19. Untuk terus memenuhi kebutuhan tersebut, budidaya sayuran sangat penting untuk meningkatkan produksi dan menambah jenis varietas microgreens yang sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia, baik dari segi cita rasa maupun budidaya," tambah Glenn.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA