Pasien Diabetes Konsumsi Telur, Boleh Atau Tidak?

IN
Oleh inilahcom
Selasa 27 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Healthline, American Diabetes Association menganggap telur sebagai pilihan konsumsi terbaik untuk penderita diabetes.

Mengingat satu telur besar mengandung sekitar setengah gram karbohidrat. Artinya, telur diperkirakan tak akan menaikkan gula darah bagi pasien diabetes.

Meski demikian, telur diketahui mengandung kolesterol. Satu telur besar mengandung hampir 200 mg kolesterol. Apakah ini berdampak negatif pada tubuh atau tidak, masih bisa diperdebatkan.

Pemantauan kolesterol adalah hal penting jika kamu menderita diabetes. Sebab diabetes adalah faktor risiko penyakit kardiovaskular.

Telur mendapat reputasi buruk beberapa tahun yang lalu karena dianggap terlalu tinggi kolesterol. Oleh sebab itu, telur tetap tidak boleh dikonsumsi berlebihan jika kamu menderita diabetes.

Satu telur besar mengandung sekitar 186 mg kolesterol. Rekomendasi saat ini menunjukkan bahwa seseorang dengan diabetes, sebaiknya mengonsumsi tidak lebih dari 200 miligram (mg) kolesterol setiap hari.

Sementara, seseorang tanpa diabetes atau masalah kesehatan jantung dapat mengonsumsi hingga 300 mg per hari.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa konsumsi telur yang tinggi dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Meskipun hubungannya tidak jelas, para peneliti percaya bahwa asupan kolesterol yang berlebihan, jika berasal dari makanan hewani, dapat meningkatkan risiko tersebut.

Semua kolesterol ada di kuning telur, kamu dapat mengurangi risikonya dengan makan putih telurnya saja.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA