Diet Cegah Penyakit Kerap "Pembunuh" Banyak Orang

IN
Oleh inilahcom
Rabu 28 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Penyakit jantung, membunuh lebih banyak orang di seluruh dunia daripada penyakit lainnya.

Faktanya, 2 dari setiap 3 kematian akibat penyakit jantung dapat dicegah dengan menerapkan pola makan yang lebih sehat. Dengan demikian, diet menjadi faktor terpenting dalam mencegah penyakit jantung.


"Lebih dari 6 juta kematian dapat dihindari dengan mengurangi asupan makanan olahan, minuman manis, lemak trans dan lemak jenuh, serta menambahkan garam dan gula, sekaligus meningkatkan asupan ikan, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Idealnya, kita harus makan 200 hingga 300 mg asam lemak omega-3 dari makanan laut setiap hari, " kata Dr. Xinyao Liu, seorang peneliti di Central South University di Changsha, China, dikutip healtline, Rabu (28/10/2020).

"Selain itu, setiap hari kita harus menargetkan 200 hingga 300 gram buah, 290 hingga 430 gram sayuran, 16 hingga 25 gram kacang-kacangan, dan 100 hingga 150 gram biji-bijian," tambah Liu.

Studi yang diterbitkan dalam European Heart Journal - Quality of Care and Clinical Outcome, memperkirakan bahwa 69 persen kematian akibat penyakit jantung iskemik di seluruh dunia dapat dicegah jika pola makan yang lebih sehat diterapkan.

Itu lebih besar dari kematian yang dapat dicegah dengan menjaga tekanan darah sistolik pada 110115 mmHg (54 persen), menjaga kadar kolesterol LDL serum yang sehat sebesar 0,71,3 mmol / L (42 persen), menjaga kadar glukosa plasma puasa pada 4,8 5,4 mmol / L (25 persen), atau memberantas merokok dan perokok pasif (20 persen), studi menyimpulkan.

"Penyakit jantung iskemik sebagian besar dapat dicegah dengan perilaku sehat, dan individu harus mengambil inisiatif untuk memperbaiki kebiasaan mereka," kata Liu.

Peneliti mendasarkan temuan mereka pada data dari Global Burden of Disease Study 2017, yang dilakukan di 195 negara antara 1990 dan 2017. Temuan itu konsisten di negara maju dan belum berkembang. [wll]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA