Orgasme Tidak Berhubungan dengan Ejakulasi?

IN
Oleh inilahcom
Jumat 30 Oktober 2020
share
Istimewa

INILAHCOM, Jakarta - Penelitian telah menunjukkan terdapat bagian otak spesifik yang akan interaktivasi saat seseorang mencapai orgasme.

Berbicara tentang rehabilitasi seksual pada kasus gangguan kesehatan reproduksi pria, dr. Herdiman B. Purba, SpKFR-K, MPD.Ked, Departemen Medik Rehabilitasi Medik FKUI-RSCM mengatakan, penting diketahui bahwa di bidang rehabilitasi dinyatakan, untuk mencapai orgasme, tidak selalu harus berkorelasi dengan ejakulasi pada pria.

Bidang rehabilitasi memiliki fokus pada ilmu gerak tubuh atau kinesiologi, dan juga kemampuan fungsional manusia, dapat memberikan beberapa layanan untuk melengkapi tatalaksana holistik gangguan reproduksi pria.

"Misalnya untuk menjaga ereksi, akan dibutuhkan kekuatan dari otot-otot kecil di panggul, yang harus bekerja secara sinergi untuk meningkatkan dan mempertahankan aliran darah menuju penis," kata Herdiman B. Purba, Jakarta, Jamat, (30/10/2020).

Dengan menggunakan alat biofeedback, seorang dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (SpKFR) mampu untuk menilai, sekaligus melatih gerakan dari otot kecil di daerah panggul, guna untuk mempertahankan ereksi.

Diharapkan dengan latihan ini, pasien dapat secara volunter melatih otot tersebut karena teorinya adalah, semakin dilatih, maka otot rangka akan menjadi semakin besar dan kuat untuk menjalankan fungsinya.

Selain dari aspek otot, modalitas rehabilitasi yang dapat digunakan adalah low level laser therapy, yang dapat meningkatkan kemampuan regenerasi sel pembuluh darah di daerah penis, guna untuk memperbanyak sel pembuluh baru yang dapat mengoptimalkan fungsi ereksi yang ada.

Terapi ini adalah sebuah terapi noninvasif dan dilakukan secara berkala, sehingga membantu tubuh mengurangi sel yang sudah tua dan memperbaharui sel secara keseluruhan.

"Kombinasi dari semua terapi ini adalah komponen penting dalam rehabilitasi seksual dengan tujuan utama untuk mengoptimalkan fungsi aktivitas seksual dari pasien,"jelasnya.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA