Cerita Reza Rahadian Bertemu Sharon Stone

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 07 November 2020
share
Istimewa

INILAHCOM, Jakarta - Sharon Stone berbagi pengalaman hidup dengan pencintanya di Indonesia dalam acara diskusi Mola Living Live, yang ditayangkan secara langsung di semua platform Mola TV.

Acara Mola Living Live merupakan program reguler di Mola TV yang konsisten menghadirkan tokoh inspiratif internasional untuk berbagi pengalaman hidup mereka agar dapat menginspirasi dan membuka wawasan pemirsa Indonesia.

Acara Mola Living Live dilengkapi dengan fitur interaktif yang memperbolehkan pemirsa untuk turut berpartisipasi dalam sesi tanya jawab dengan Sharon Stone.

Selain Produser dan Penulis Skenario Rayya Makarim, aktor Reza Rahadian juga menjadi host dan memandu acara Mola Living Live ini.

Reza Rahadian mengganggap kesempatan ini adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga. Sebagai pekerja film, ia sangat mengagumi sosok Sharon Stone yang bukan hanya seorang model, fashion icon dan aktris papan atas Hollywood, tapi juga seorang aktivis lingkungan, kesehatan, dan perdamaian.

"Selain semua pencapaian dalam karier nya, hal lain yang paling saya kagumi dari Sharon Stone, ia juga seorang orangtua tunggal yang mengasuh ketiga anaknya secara mandiri sekaligus bekerja dan berkarya secara maksimal. Dan saya merasa sangat antusias ketika Mola TV menghubungi saya untuk menawarkan kesempatan berdiskusi dan berbagi cerita dengan Sharon Stone secara langsung," jelas Reza, Jakarta, Sabtu, (07/11/2020).

Di era 90-an, Sharon Stone mendapatkan perhatian dan berbagai pujian maupun kritik saat berperan di film Basic Instinct yang melambungkan namanya. Gelar aktris terbaik di Golden Globe Awards ia raih melalui filmnya berjudul Casino.

Kini di usianya yang sudah mencapai 62 tahun, ia masih terlihat bugar. Namun di balik itu semua, Sharon pernah mengalami stroke di usia 43 yang hampir merenggut jiwanya.

Pengalaman tersebut kemudian menggugah Sharon untuk melakukan aktivitas sosial di bidang kemanusiaan dan berbuat banyak bagi orang lain.

Sebagai aktivis kemanusiaan, ia mendapatkan Peace Summit Award pada tahun 2013. Ia juga tercatat aktif mengumpulkan dana untuk pembangunan sekolah bagi anak-anak di wilayah Afrika.

Rencananya, pada Maret 2021 mendatang, ia juga akan meluncurkan bukunya berjudul The Beauty of Living Twice yang berisi tentang masa-masa sulitnya melewati maut hingga bagaimana ia menemukan dirinya kembali melalui aktivitas kemanusiaan.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA