Tips untuk Musisi Tetap Berkembang Selama Pandemi

IN
Oleh inilahcom
Kamis 19 November 2020
share
 

TAK dipungkiri lagi, pandemi COVID-19 telah memengaruhi setiap aspek dalam kehidupan kita, termasuk industri musik dan para musisi yang kini menghadapi tantangan dalam terus menciptakan karya dan tetap terhubung dengan para penggemarnya.

Sebagai aplikasi streaming musik sosial pertama di dunia, Resso membagikan beberapa tips dari dan untuk para musisi di Indonesia yang ingin terus berkembang selama masa pandemi ini.

Koalisi Seni, sebuah organisasi nirlaba Indonesia yang bertujuan untuk membangun ekosistem seni yang lebih baik, mencatat bahwa setidaknya terdapat lebih dari 69 acara musik yang dibatalkan di Indonesia pada pertengahan tahun 2020 karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam mencegah penyebaran virus COVID-19, dan angka ini terlihat masih terus akan bertambah.

Di sisi lain, data We Are Social Digital Report 2020 menunjukkan bahwa sepanjang tahun tren mendengarkan layanan streaming musik meningkat sebesar 39 persen.

Komposer legendaris Jerman Ludwig van Beethoven pernah berkata bahwa musik dapat mengubah dunia. Jadi, jika Anda berpikir bahwa situasi dunia saat ini sangat mengubah kehidupan Anda sebagai musisi, mungkin itu hanya sebuah pertanda agar Anda mulai mengerjakan karya-karya musik untuk mengubah dunia kembali seperti semestinya.

Berikut beberapa tips dari Resso dan para musisi untuk para musisi Indonesia agar dapat terus berkembang di tengah pandemi COVID-19:

Bangun kehadiran yang kuat dalam media sosial

PSBB yang diterapkan di berbagai daerah di Indonesia membuat banyak orang lebih memilih tinggal di rumah dan akhirnya menghabiskan lebih banyak waktu untuk berselancar di media sosial. Menurut We Are Social 2020, 47 persen orang menghabiskan waktu lebih lama di media sosial mereka selama pandemi.

Dengan demikian, inilah saatnya bagi Anda mengeluarkan upaya lebih dari biasanya dalam membuat diri Anda bersinar.

Semakin dekatkan diri juga dengan penggemar melalui nyanyian langsung pada Instagram Live, obrolan santai di Twitter, atau bagikan kisah menarik di balik karya-karya Anda untuk mereka secara langsung melalui aplikasi streaming musik, seperti Resso.

Melalui fitur komentar dalam aplikasi Resso, Anda bisa ikut terlibat dalam diskusi bersama penggemar selama mereka mendengarkan dan menikmati karya-karya Anda.

Selesaikan EP yang terbengkalai dan luncurkan secara online

Banyak coretan kata dan melodi yang tak terselesaikan dengan alasan tidak punya waktu dan tidak ada inspirasi. Mungkin, inilah saat yang tepat bagi Anda untuk kembali menyelesaikan apa yang telah Anda mulai.

Ambil gitar, cari nada yang tepat, lalu selesaikan. Luncurkan lagu Anda secara online melalui berbagai aplikasi streaming musik, dan lihat hasilnya.

Lihat bagaimana lagu yang dulunya tak tersentuh itu, kini menjadi pendamping orang-orang dalam menjalani kehidupan yang tak terduga ini.

Musisi Rendy Pandugo mengatakan bahwa Resso membantunya dalam terus bermusik selama pandemi. Karena saat ini banyak waktu luang untuk mengeksplor sesuatu yang baru dan mungkin belum pernah dilakukan sebelumnya.

"Kehadiran Resso membantu kami, para musisi, untuk tetap bisa berkarya dan bagi para penikmat musik, para pengguna Resso, untuk menikmati karya kami dengan fitur Resso yang menarik yang tidak dimiliki oleh aplikasi streaming musik lainnya," ujar dia.

Acara musik dibatalkan? Jadikan virtual!

Larangan untuk berkerumun dalam skala besar menjadikan musisi harus mulai bertranformasi secara digital. Resso, membantu mewujudkan hal tersebut melalui program terbaru mereka yang bernama Resso Meet Up.

Resso Meet Up merupakan sebuah pertunjukan musik virtual yang diisi dengan sesi 'meet and greet' bersama lima musisi dari lima genre berbeda setiap minggunya.

Melalui program ini, Resso ingin kembali memberikan pengalaman 'manggung' bagi musisi, meskipun lewat cara yang berbeda dan menghubungkan kembali para musisi dengan para penggemarnya.

Musisi yang juga DJ ternama Indonesia, Dipha Barus, mengaku bahwa salah satu yang ia rindukan dari kehidupan sebelum pandemi adalah kerumunan penonton. Saat di mana dia bisa bersenang-senang secara langsung dengan penonton dan saling menyalurkan energi.

"Sedih, pasti ya. Tapi kan hidup harus terus berjalan. Saya rasa pandemi benar-benar memaksa saya untuk berpikir lebih kreatif. Mendorong saya untuk siap bekerja lebih ekstra dan memberikan yang terbaik untuk orang-orang yang selalu mendukung saya," kata Dipha.

Mulailah kolaborasi yang tidak terduga

Mulailah menulis lagu bersama dengan musisi yang tidak pernah terpikir sebelumnya. Lakukan duet dengan dia yang berseberangan genre dengan Anda. Apa jadinya Jazz jika digabung dengan RnB? Cobalah dan ciptakan sesuatu yang baru.

Berpegang teguh pada komitmennya untuk mendukung musisi lokal dan menjaga industri musik Indonesia tetap hidup selama pandemi, Resso meluncurkan Ressound: Jamming Session, sebuah program di mana musisi baru diundang untuk berkolaborasi dengan musisi lain yang lebih senior.

Resso percaya untuk dapat lebih memahami dan mengatasi rintangan yang ada, penting bagi setiap pihak dalam industri musik iniuntuk saling berdialog dan membangun kolaborasi.

"Pandemi COVID-19 benar-benar mendorong para musisi untuk mencari alternatif dalam bermusik. Kami, di Resso, terus melakukan banyak inisiatif dalam menyediakan platform untuk mendukung dan memberdayakan musisi di Indonesia agar tetap kreatif dan terhubung dengan penggemarnya," papar Christo Putra, Head of Music and Content Resso Indonesia.

Baru-baru ini, Resso meluncurkan kampanye AKU + MUSIK, rangkaian kegiatan untuk mengekspresikan dan menghubungkan semua orang melalui musik. Anda pun dapat mengunduh aplikasi Resso di Apple App Store dan Google Play Store.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA