Cegah Anak di Bawah Umur Merokok

IN
Oleh inilahcom
Minggu 22 November 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Edukasi untuk mencegah anak di bawah umur merokok sangat penting.

Salah satu cara yang dilakukan Sampoerna ialah mengadakan Program Pencegahan Akses Pembelian Rokok oleh Anak-anak (PAPRA). Lebih dari 120 ribu toko kelontong yang tergabung dalam Sampoerna Retail Community (SRC) ambil bagian dalam program itu hingga Oktober 2020.

Salah satunya ialah SRC Barokah yang berada di Johar Baru, Jakarta Pusat.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 109 tahun 2012. Program itu pun mendapatkan sambutan sangat bagus dari para toko kelontong yang menjadi anggota SRC.

Para pemilik toko kelontong beramai-ramai memasang materi sosialisasi PAPRA.

"Kami mengedukasi peritel, baik kasir maupun asisten toko, agar tidak menjual produk tembakau kepada anak-anak," kata Director External Affairs Sampoerna Elvira Lianita, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Minggu, (22/11/2020).

1606013639-picsay

Elvira menambahkan, awalnya pihaknya mengedukasi sebanyak 4.800 SRC di berbagai daerah.

Angka itu terus bertambah hingga saat ini sudah mencapai 120 ribu toko kelontong anggota SRC.

Berbagai cara pun dilakukan Sampoerna untuk mengedukasi toko-toko binaannya. Salah satunya ialah dengan penayangan video dan menempatkan stiker di toko. Selain itu, Sampoerna juga menempatkan wobbler yang berisikan pelarangan menjual rokok kepada anak-anak di bawah usia 18 tahun.

Elvira mengakui, anak-anak yang menjadi perokok merupakan permasalahan yang sangat kompleks.

Karena itu, dibutuhkan partisipasi semua pihak, termasuk pemerintah, swasta, masyarakat, pendidik, peritel, dan orang tua.

Elvira menjelaskan, PAPRA merupakan wujud dukungan Sampoerna dalam menyikapi permasalahan perokok anak di Indonesia.

"Seiring dengan edukasi terus-menerus secara berkelanjutan dan semakin luasnya jangkauan program PAPRA, kami berharap kesadaran masyarakat akan larangan penjualan rokok kepada anak-anak juga meningkat," kata Elvira.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA