Ini Cara Membantu Anak Tetap Aman Saat Online

IN
Oleh inilahcom
Kamis 03 Desember 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Pandemi covid-19 turut serta menyebabkan anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu online. Hal ini turut serta menyebabkan para orangtua merasa cemas, sebab banyaknya konten tak tersaring meluas di internet.

Dikutip dari Unicef, ada beberapa cara untuk membantu anak-anak tetap aman saat online. Di antaranya ;

1. Komunikasi terbuka

Lakukan dialog yang jujur ??dengan anak-anakmu tentang dengan siapa mereka berkomunikasi dan bagaimana caranya. Pastikan mereka memahami nilai interaksi yang baik dan mendukung mereka.

Ini berarti, mereka tidak boleh menerima kontak yang diskriminatif atau tidak pantas. Jika anak-anak kamu mengalami semua ini, dorong mereka untuk segera memberi tahu kamu atau orang dewasa tepercaya.

Waspada jika anakmu terlihat kesal atau tertutup dengan aktivitas online atau jika mereka mengalami penindasan maya. Bekerjasamalah dengan anakmu untuk menetapkan aturan tentang bagaimana, kapan dan di mana perangkat dapat digunakan.

2. Gunakan teknologi

Periksa apakah perangkat anak kamu menjalankan perangkat lunak dan program antivirus terbaru, dan apakah setelan privasinya aktif. Tutupi webcam saat tidak digunakan. Untuk anak-anak yang lebih kecil, alat seperti kontrol orang tua, termasuk pencarian aman, dapat membantu menjaga pengalaman online tetap positif.

Berhati-hatilah dengan sumber daya pendidikan online gratis. Anak kamu tidak perlu memberikan foto atau nama lengkap mereka untuk menggunakan sumber daya ini.

Ingatlah untuk memeriksa pengaturan privasi demi meminimalkan pengumpulan data. Bantu anak kamu belajar merahasiakan informasi pribadi, terutama dari orang asing.

3. Habiskan waktu bersama mereka secara online

Menciptakan peluang bagi anak kamu untuk melakukan interaksi online yang aman dan positif dengan teman, keluarga, dan kamu. Terhubung dengan orang lain saat ini lebih penting dari sebelumnya dan ini bisa menjadi kesempatan yang sangat baik bagi kamu untuk mencontohkan kebaikan dan empati dalam 'interaksi virtual'.

Bantu anak kamu mengenali dan menghindari informasi yang salah dan konten yang tidak sesuai usia, yang dapat meningkatkan kecemasan tentang virus covid-19. Banyak sumber daya digital dari organisasi yang kredibel yang bisa kamu sarankan. Luangkan waktu bersama anak kamu untuk mengidentifikasi aplikasi, game, dan hiburan online lainnya yang sesuai usia.

4. Dorong kebiasaan online yang sehat

Dorong dan pantau perilaku baik online dan video call. Dorong anak-anak kamu untuk bersikap baik dan hormat kepada teman sekelas, memperhatikan pakaian apa yang mereka kenakan dan untuk menghindari bergabung dengan video call dari kamar tidur.

Saat anak-anak menghabiskan lebih banyak waktu untuk online, mereka dapat melihat lebih banyak iklan yang mungkin mempromosikan makanan tidak sehat, stereotip gender, atau materi yang tidak sesuai usia. Bantu mereka mengenali iklan online dan gunakan kesempatan ini untuk bersama-sama mencari tahu apa yang salah dengan beberapa pesan negatif yang kamu lihat.

5. Biarkan mereka bersenang-senang dan mengekspresikan diri

Menghabiskan waktu di rumah dapat memberikan kesempatan besar bagi anak-anak kamu untuk menggunakan suara mereka secara online, untuk berbagi pandangan mereka dan mendukung mereka yang membutuhkan selama krisis ini.

Dorong anakmu untuk memanfaatkan alat digital yang membangunkannya dan bergerak, seperti video latihan online untuk anak dan video game yang memerlukan gerakan fisik. Ingatlah untuk menyeimbangkan rekreasi online dengan aktivitas offline, termasuk waktu di luar, jika memungkinkan. [wll]


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA